DILI, 06 januari 2023 (TATOLI)—Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Timor-Leste (TL) sangat mendukung politik kenaikan harga untuk alkohol, tembakau, minuman manis dan gula.
Demikian itu dikatakan, Menteri Kesehatan, Odete Maria Freitas Belo pada wartawan di Hotel Timor Dili, jumat ini.
“Kemenkes sangat mendukung kenaikan harga pada tembakau, alkohol, minuman manis dan gula,” kata Menteri Odete pada wartawan di Hotel Timor Dili, jumat ini.
Menurutnya, dari kenaikan harga tersebut dapat mengurangi penyakit jantung dan hipertensi di TL juga berkontribusi pada pemasukan negara.
“Kementerian Keuangan berpendapat bahwa, dengan kenaikkan pajak dapat memperbaiki pemasukan negara, dan Kemenkes sangat berkontribusi, jika banyak orang yang menghentikan mengkonsumsi makanan manis yang banyak, dan berhenti meminum alkohol, serta berhenti merokok,” paparnya.
Dijelaskan, saat ini banyak pasien dengan umur dibawah 40 tahun mengidap penyakit jantung dan hipertensi sehingga pemerintah harus mengeluarkan banyak uang untuk mengirim mereka ke luar negeri.
“Saya meminta kepada publik khususnya bagi para wanita yang menyediakan makanan, kita harus mengurangi garam, gula sehingga anak anak kita tidak menderita malnutrisi,” tegasnya.
Sementera, Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di TL, Arvind Mathur mengatakan keputusan Pemerintah dalam menaikkan pajak dalam negeri sangat mendukung kesehatan masyarakat.
“Makanan dan minuman manis, tembakau dan alkohol sangat tidak baik untuk kesehatan, maka itu keputusan yang diambil Pemerintah sangat membantu, dan juga mengurangi anak dibawah umur untuk,” paparnya.
Kenaikan pajak tembakau dari $50 menjadi $100 untuk setiap kilogram, pajak gula $1.00 untuk setiap kilogram, pajak minuman manis $3 untuk setiap liter seperti (Fanta, Coca-Cola, Sunkist, Sprite dan lainnya). Politik tersebut pemerintah terapkan untuk menjaga kesehatan publik.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




