iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL

MKAE gelar rapat konsolidasi dengan pihak terkait aksesi OPD

MKAE gelar rapat konsolidasi dengan pihak terkait aksesi OPD

Kordinator kerja MKAE, Cesar A. Dias Quintas. Foto Tatoli/Egas Cristóvão

DILI, 30 juni 2022 (TATOLI)—Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (MKAE), gelar rapat konsolidasi, kamis ini, dengan pihak terkait dalam instansi pemerintah, untuk aksesi anggota Organisasi Perdagangan Dunia (OPD).

“Hari ini kita lakukan konsolidasi dengan instansi pemerintah, khususnya MTK untuk memperioritaskan programa aksesi ke OPD, anggaran dan rencana kedepan,” kata Kordinator kerja MKAE, Cesar A. Dias Quintas, pada wartawan, di kantor Kementerian Komunikasi dan Transportasi (MTK) Caicoli.

Berita terkait: OPD desak Timor-Leste percepat adopsi RUU yang tersisa

Selain itu, Timor-Leste akan menandatangani perjanjian bilateral dengan Australia dan Selandia Baru, dimana langkah ini merupakan salah satu proses aksesi menjadi anggota OPD.

“Ada negara seperti Amerika, Uni Eropa, Indonesia, Filipina, Kamboja, dan Jepang masih dalam proses negosiasi dan berharap akan selesaikan bulan desember tahun ini,” ujar Cesar.

Selebihnya, MKAE lakukan konsultasi dan konsolidasi pada publik, melalui lembaga di sektor swasta, akademi, dan instansi terkait.

Wakil Kabinet Politik dan Kerjasama MTK, Fernando Carvalho da Cruz, mengatakan tugas MTK untuk mempersiapkan sistem transportasi dan komunikasi yang baik.

“MTK harus mempersiapkan layanan udara, laut dan perbatasan sehingga jika barang yang di produksi di dalam negeri akan dieskpor ke luar negeri, tidak ada hambatan di sektor transportasi dan komunikasi,” ucap Fernando.

Timor-Leste sementara ini bersama 22 negara lain sebagai pengamat dalam OPD untuk memantau proses keanggotaan dan memenuhi syarat menjadi anggota bersama 164 negara lainnya.

Sebagai pengamat, pemerintah Timor-Leste adakan kelompok kerja untuk OPD, seperti komite kerja untuk melakukan persiapan, nogosiasi, memenuhi syarat dan partisipasi rapat koordenasi dengan negara anggota.

Timor-Leste ingin aksesi ke organisasi global ini untuk menjalin kemitraan dengan sektor publik nasional dan internasional untuk membuka lapangan kerja.

OPD merupakan organisasi yang mengatur bisnis antar negara, dengan tujuan untuk memastikan semua aktivitas bisnis bisa berjalan dengan baik.

Reporter  : Mirandolina Barros Soares

Editor       : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!