DILI, 04 mei 2022 (TATOLI)—Delegasi Timor-Leste (TL) yang pimpin Menteri Pertanian dan Perikanan (MAP-tetum), Pedro dos Reis mengikuti Kongres Kehutanan Dunia kelima belas (XV World Forestry Congress) yang diselengarakan di Seoul, Korea Selatan (Korsel). Kongres tersebut dimulai 2 hingga 6 mei 2022.
Menteri MAP, Pedro dos Reis yang memimpin delegasi tersebut dalam portal resminya mengatakan, TL dengan bangga mendapatkan undangan untuk mengambil bagian dalam event internasional tersebut.
“Ini adalah kesempatan agar bisa belajar dari negara lain dengan memperluas konektivitas dan jaringan internasional melalui forum dan berbagai tematik untuk mengeksplor berbagai kemungkinan,” ungkap Pedro dos Reis dalam portal resmi MAP pada 02 mei 2022.
Perlu diketahui bahwa sejak Kongres Kehutanan Dunia pertama diadakan di Roma pada tahun 1926, kira-kira setiap enam tahun, Kongres tersebut telah menyediakan forum untuk diskusi inklusif tentang tantangan-tantangan utama dan jalan ke depan untuk sektor kehutanan.
Pada tahun 1954, FAO (Organisasi Pangan Dunia) dipercaya untuk mendukung persiapan Kongres dalam kerja sama yang erat dengan negara tuan rumah dan dengan bangga terus melakukannya hingga hari ini.
Kongres kelima belas diselenggarakan oleh Pemerintah Republik Korea, di Seoul, yang dimulai pada 2 hingga 6 Mei 2022. Republik Korea adalah negara yang sangat menghargai hutannya untuk jasa ekosistemnya yang penting, dan untuk kesehatan dan rekreasi, serta memiliki banyak pelajaran untuk dibagikan dengan komunitas global.
Di bawah tema Membangun masa depan yang hijau, sehat dan tangguh dengan hutan, Kongres tersebut menampilkan peran penting hutan dalam agenda pembangunan berkelanjutan global.
Agenda tersebut antara lain, mengenai Agenda 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Tujuan Hutan Global, Perjanjian Paris tentang perubahan iklim, Dekade PBB tentang Restorasi Ekosistem, dan Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global pasca-2020.
Kongres ini juga akan mengidentifikasi langkah-langkah dan rekomendasi utama dalam hasil kongres. Ini juga akan menyoroti kemajuan dalam pelaksanaan rekomendasi yang dibuat pada Kongres Kehutanan Dunia XIV pada tahun 2015.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




