DILI, 13 April 2026 (TATOLI) — Direktorat Nasional Transportasi Darat (DNTT) mencatat pendapatan sebesar 2.653.985 dolar AS pada periode kuartal pertama terhitung Januari hingga Maret 2026 yang masuk ke kas negara.
Kepala Departemen Sekretariat Dukungan Teknis Administrasi DNTT, Nelson Sequeira Martins, mengatakan pendapatan tersebut berasal dari berbagai layanan, seperti pendaftaran kendaraan, inspeksi kendaraan, aktivitas impor, serta layanan terkait lainnya.
“Pendapatan yang dikumpulkan pada kuartal pertama berjumlah US$2.653.985,” ujar Nelson Sequeira kepada TATOLI di kantornya di Balide, Dili, Senin.
Ia menegaskan bahwa DNTT secara konsisten mampu menghasilkan pendapatan yang lebih besar dibandingkan dengan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diberikan kepada institusinya.
“Meskipun anggaran yang dialokasikan kepada kami relatif kecil, kami selalu mampu mengumpulkan pendapatan yang lebih besar. Tahun ini DNTT hanya menerima anggaran sebesar US$ 2 juta, tetapi pada kuartal pertama saja kami sudah mengumpulkan sekitar US$2 juta lebih,” katanya.
Sementara itu, realisasi pelaksanaan anggaran DNTT pada kuartal pertama 2026 tercatat baru mencapai 9 persen dari total alokasi anggaran sebesar US$2 juta.
Nelson menjelaskan rendahnya realisasi tersebut bukan disebabkan oleh kurangnya pelaksanaan program, melainkan adanya perubahan aturan dalam sistem pengadaan barang dan jasa yang masih dalam proses penyesuaian.
Ia menambahkan, pada tahun 2025 DNTT berhasil mengumpulkan pendapatan sekitar US$7,3 juta dolar AS untuk kas negara.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




