iklan

EKONOMI, POLITIK, DILI, HEADLINE

Lagi, pemerintah lanjut program ‘Cesta Básica’ kepada masyarakat

Lagi, pemerintah lanjut program ‘Cesta Básica’ kepada masyarakat

Foto Tatoli

DILI, 09 februari 2022 (TATOLI)— Pemerintah melalui rapat Dewan Menteri, rabu ini  menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU)  dengan amandemen untuk melanjutkan program ‘Cesta Básica’ (Bantuan bahan pokok makanan) kepada masyarakat.

Menteri Kabinet Dewan Menteri, Fidelis Manuel Leite Magalhães menjelaskan,  RUU tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (MKAE), Joaquim Amaral dalam rapat Dewan Menteri.

Berita terkait : Program ‘Cesta Básica’  berakhir

“RUU disetujui dengan amandemen yang bertujuan, memperkuat langkah- langkah pendistribusian  ‘Cesta Básica’  kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Program tersebut juga merupakan  salah bagian untuk pemulihan ekonomi dalam negeri,” kata Menteri Fidelis Magalhães kepada wartawan usai rapat Dewan Menteri di kantor Pemerintahan, Dili, rabu ini.

Menurutnya,  inisiatif dari program tersebut dari MKAE melalui Kementerian Pariwisata, Perdagangan dan Industri (MTKI) dan Sekretaris Negara Urusan Koperasi (SEKoop).

Berita terkait : Proses distribusi ‘Cesta Básica’ untuk 25.000 orang segera direalisasikan

Dikatakan,  Pemerintah bermaksud untuk terus menyediakan bahan pokok makanan dengan menjamin keberlanjutan keluarga dan menciptakan kondisi untuk menormalisasi aktivitas  ekonomi.

“‘Cesta Básica’ ditetapkan dengan jumlah maksimum $50 untuk setiap keluarga dan akan didistribusikan sepanjang tahun 2022. Program ‘Cesta Básica’   terdiri dari produk makanan dan barang-barang kebutuhan dalam rumah tangga. Program ‘Cesta Básica’ dapat diganti dengan voucher belanja,” tuturnya.

Berita terkait : Luncurkan laporan, FONGTIL nilai data program ‘Cesta Básica’ tidak akurat

Dijelaskan, bantuan ‘Cesta Básica’ diberikan pada masyarakat dengan pendapatan bulanan dibawah $500 yang telah terdaftar pada buku pendaftaran ‘Uma Kain’.

Dana untuk program ‘Cesta Básica’ tahun 2022 senilai $8 juta.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!