DILI, 25 januari 2022 (TATOLI)— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Joaquim Amaral mengatakan hingga saat ini ada empat perusahaan operator telekomunikasi yang ikut bersaing mendapatkan proyek Fiber Optik di Timor-Leste (TL).
Menteri Joaquim mengungkapkan, empat operator telekomunikasi tersebut adalah, SAKOM TL, Metrolindo, Moratelindo dan Telkomcel. Keempat operator itu telah mengajukan proposal pada TradeInvest TL.
“Saat ini proposal mereka sudah diajukan pada TradeInvest dan tim teknis akan melakukan analisis sebelum disetujui,” ungkap Menteri Joaquim usai bertemu Perdana Menteri, Taur Matan Ruak untuk menginformasikan pembaruan proyek Fiber Optik di Gedung Pemerintahan, senin ini.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Joaquim didampingi Menteri Transportasi dan Komunikasi (MTK), José Agustinho da Silva dan Direktur Eksekutif Trade Invest TL, Arcanjo da Silva.
“Saya dan Menteri MTK dan tim dari TradeInvest menginformasikan proses investasi fiber optik yang akan diivenstasikan di pantai utara TL,” katanya.
Dikatakan, hingga saat ini layanan analisis teknik administrasi Proyek Fiber Optik hampir rampung, jadi sebelum diajukan pada Dewan Menteri, harus diinformasikan kepada Perdana Menteri untuk mendapatkan orientasi.
Ia menjelaskan, Pemerintah sedang berupaya menyelesaikkan setiap dokumen legal yang dibutuhkan agar segera direalisasikan karena situasi di TL menunjukkan bahwa harga internet mahal dan memiliki kapasitas yang buruk.
Untuk itu, katanya, agar menarik minat investor dibutuhkan infrastuktur yang kompeten. Karena, sektor komunikasi sangat penting di dunia. Jadi, TL harus berintegrasi dengan sistem telekomunikasi global.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




