DILI, 19 Januari 2022 (TATOLI) –Menteri Luar Negeri dan Kerjasama (MNEK), Adaljiza Xavier Reis Magno, mengungkapkan, setiap tahun Timor-Leste (TL) berkontribusi anggaran untuk organisasi antar pemerintah negara-negara dampak konflik (g7+) sebesar $1 juta.
“Pemerintah menandatangani perjanjian dengan g7+ yang menentukan bahwa setiap tahun TL berkontribusi secara finansial senilai $1 juta. Namun, untuk tahun ini besaran anggarannya tergantung keputusan Dewan Menteri,” kata Adaljiza Magno kepada Tatoli, di kantor Pemerintahan, Dili.
G7+, dengan kantor pusat di Lisbon, Portugal, adalah organisasi internasional dan antar pemerintah yang bertujuan untuk mempromosikan bantuan timbal balik di antara beberapa negara paling rentan di dunia.
G7+, didirikan pada tahun 2010 oleh tujuh negara, saat ini terdiri dari 20 negara di Afrika, Asia-Pasifik, Karibia, dan Timur Tengah, yaitu – Afghanistan, Burundi, Chad, Komoro, Pantai Gading, Guinea-Bissau, Haiti, Yaman, Kepulauan Solomon, Liberia, Papua Nugini, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Sao Tome and Principe, Sierra Leone, Somalia, Sudan Selatan, Timor-Leste, dan Togo.
Reporter : Afonso do Rosario
Editor : Maria Auxiliadora (penerjemah : Armandina Moniz)