iklan

POLITIK, INTERNASIONAL

Dubes Filomeno minta pemerintah dukung para diplomat

Dubes Filomeno minta pemerintah dukung para diplomat

Presiden Republik, Francisco Guterres Lú Olo melantik Duta Besar Timor-Leste (TL) untuk Republik Indonesia (RI), Filomeno Aleixo da Cruz. Foto Tatoli/Egas Cristovão

DILI, 09 oktober 2021 (TATOLI)– Duta Besar  (Dubes) Timor-Leste (TL)  untuk  Republik Indonesia (RI), Filomeno Aleixo da Cruz  meminta kepada pemerintah, terutama kementerian terkait untuk memberikan  dukungan kepada para diplomat yang menjalankan misi diplomasi di negara-negara sahabat.

Dubes Filomeno mengatakan hal ini, sehubungan dengan permintaan mantan Dubes RI untuk TL, Sahat Sitorus agar kedua negara bekerja sama dalam dua sektor potensial yaitu sektor pertanian dan perikanan.

Menyikapi hal ini, Dubes Filomeno meminta dukungan kementerian terkait agar memudahkan dirinya dalam menjalankan misi diplomasinya di Indonesia, sehingga kerjasama kedua negara lebih erat dan bersabat.

Menurutnya, satu hal yang menjadi perioritas mendapat perhatian serius dari pemerintah adalah kerjasama kedua negara untuk membasmi aktivitas ilegal penangkapan ikan di perairan laut kedua negara karena kegiatan tersebut merugikan kedua negara.

“Kami minta dukungan dari kementerian terkait agar misi diplomasi yang dilakukan para diplomat di negara-negara sahabat untuk memfasilitasi kerjasama dapat berjalan dengan baik,” kata Dubes Filomeno kepada wartawan, usai acara pelantikan lima dubes oleh Presiden Republik Francisco Guterres Lu Olo di Istana Kepresidenan, Bairo Pite, Dili, jumat.

Ia menjelaskan, selain melakukan diplomasi, kehadirannya juga untuk menjaga hubungan kedua negara yang sudah terjalin cukup baik, setelah melewati perjalanan panjang.

Dikatakan, hal lain yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah adalah menjaga hubungan baik di perbatasan kedua negara, mahasiswa dan pelajar TL yang belajar di Indonesia, dan harus terus membangun semangat rekonsiliasi dengan masyarakat dan pemerintah Indonesia.

Menurut dia, semangat rekonsiliasi masih berjalan dan kedua negara harus bersama-sama  menjaganya demi terciptanya dinamika kehidupan kekerabatan dan persabatan sejati antara pemerintah dan masyarakat kedua negara.

Menjawab pertanyaan tentang upaya untuk mendorong pemerintah  Indonesia kembali mencari tulang-belulang para pahlawan TL, terutama tulang-belulang Presiden Nicolau Lobato  yang sampai sekarang belum ditemukan, Dubes Filomeno mengatakan  hal itu adalah sebuah proses yang perlu dilakukan kedua negara.

“Ini adalah sebuah topik yang memanggil kedua negara untuk bersama-sama melihatnya. Namun, hal ini sudah lama dibahas kedua negara. Tentunya, dalam misi diplomasi saya akan mendorong kedua negara untuk melihat hal-hal ini, meskipun tidak mudah,” kata Filomeno.

Ia meminta kepada masyarakat TL untuk bersabar karena pemerintah kedua negara akan terus berdiskusi tentang berbagai hal, termasuk hal-hal krusial dan berharap suatu saat akan mendapatkan hasil yang menggembirakan kedua pihak.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia, melalui Dubes Sitorus, siap mendatangkan teknik dan pengajar profesional untuk membantu dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan.

“Kita ingin kedua negara saling membantu dan kami dari Indonesia siap mendatangkan para teknik dan pengajar terbaik  agar  membantu dalam sektor pertanian sehingga sistem pangan bisa berjalan dengan baik. Tentunya, di bidang perikanan kita ingin bersama-sama membasmi aktivitas  penangkapan ikan ilegal,” kata Sahat Sitorus dalam wawancaranya dengan Tatoli pada 17 juni 2020.

Reporter : Cidalia Fàtima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!