DILI, 05 oktober 2021 (TATOLI)- Plan Internasional di Timor-Leste (TL) meluncurkan hari anak perempuan internasional dengan tema ‘kampaña mundiál liberdade online’, untuk merayakan hari raya internasional bagi anak-anak perempuan yang jatuh pada 11 oktober 2021.
Dalam peluncuran tersebut, Ibu Negara Presiden Republik dan sebagai Duta Besar Plan Internasional di TL, Cidália Lopez Nobre Mouzinho Guterres, mengatakan tujuan dari tema itu untuk memberikan kebebasan kepada kaum perempuan dalam menggunakan media sosial. Karena, kebanyakan perempuan mendapatkan ganguan dari media online seperti, Facebook, Instagram, Twitter, tiktok dan lainnya.
“Dibulan desember 2011, persatuan bangsa telah mengumunkan, tanggal 11 oktober sebagai hari raya internasional untuk anak perempuan. Hari ini perayaan hari internasional yang mana semua Negara di dunia merayakannya untuk memberikan rasa hormat dan kebebasan kepada perempuan, agar mereka dapat menjadi pemimpin dan hidup tanpa diskriminasi” kata Cildália Lopez Nobre Mouzinho Guterres, melalui pidatonya di aula João Paulo, Comoro Dili, senin.
Ditambahkan, plan internasional dan beberapa mitra di TL, berusaha keras untuk mengatur kampanye nasional agar menyadarkan masyarakat tentang situasi anak perempuan yang menjadi kekhawatiran semua orang.
“Sebelum merayakan hari internasional tersebut, anak perempuan mempunyai kesempatan dari tanggal 04-11 oktober 2021, akan mendapatkan perhatian espesial dari Plan Internasional yang difokuskan pada pemberdayaan, untuk menjaga pengunaan media online yang sehat dan aman dari informasi yang buruk dan disinformasi,” lanjutnya.
Menurutnya, kampanya tersebut sangat penting karena dari hasil survey yang dilakukan oleh Plan Internasional ada sekitar 20.500 anak perempuan di 16 negara, menunjukan penyalahgunaan media online, sehingga mendapatkan intimidasi, pelecehan seksual dan kekerasan.
Ia menegaskan pada semua orang tua di TL untuk memberi perhatian penuh kepada anak perempaun karena saat ini penggunaan midia online merupakan pengetahuan yang luas, dari sisi positif maupun negatif.
Selain itu Direktur Plan internsionál di Timor-Leste, Diliana Daten Ximenes mengatakan, sebelum merayakan hari raya internasional anak perempuan pada tanggal 11 oktober mendatang.
“Aktivitas tersebut akan dilakukan selama tujuh hari, dan bukan hanya di Dili saja melainkan di kotamdya Ainaro dan Aileu. Tujuannya, memberi pengalaman kepada kaum perempuan untuk menjadi pemimpim, karena mereka juga mempunyai impian yang besar,” ujar Direktur.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




