iklan

POLITIK, INTERNASIONAL

Lima negara ASEAN, berkomitmen bantu TL

Lima negara ASEAN, berkomitmen bantu TL

Duta Besar Indonesia untuk TL, Sahat Sitorus. Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 09 agustus 2021 (TATOLI) – Lima negara anggota ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Brunei Darussalam berkomitmen untuk membantu Timor-Leste (TL) dalam berbagai aktivitas ASEAN.

“Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk membantu  TL dalam hal pengembangan kapasitas dan mendorong partisipasinya sesuai dengan pedoman partisipasi TL dalam kegiatan ASEAN. Kami percaya bahwa TL akan memainkan peran penting di ASEAN dan di Kawasan Asia Tenggara,” kata Duta Besar Indonesia untuk TL, Sahat  Sitorus ketika memberi sambutan pada acara ASEAN Day ke-54 di KBRI Dili, senin ini.

Dikatakan, lima Kedutaan Besar (Kedubes) negara anggota ASEAN di Dili siap membantu dan memfasilitasi TL lebih lanjut dalam persiapannya untuk bergabung dengan ASEAN.

Menurutnya, untuk mewujudkan niat TL masuk ASEAN, sudah dilakukan tiga pertemuan dari masing-masing pilar ASEAN dengan pemerintah TL sejak september 2019.

Selanjutnya, The Political-Security Fact-Finding Mission atau Misi Pencari Fakta Politik-Keamanan tentang kesiapan TL untuk akses ke ASEAN dilakukan pada 3-6 september 2019 di Dili.

Sementara pertemuan secara virtual antara pilar ASEAN Socio-Cultural Community atau Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASCC) dan TL diadakan pada 8 dan 10 september 2020;

Kegiatan lainnya, kata Sahat Sitorus, pertemuan virtual antara pejabat ekonomi senior, ASEAN Economic Ministers Meeting dan pemerintah TL dilakukan pada 7-9 desember 2020.

Berita terkait : Lima Kedubes peringati ASEAN Day di TL

Virtual Interface tersebut dilaksanakan saat ASEAN Economic Community (AEC) dan ASEAN Socio-Cultural Community Fact-Finding Mission (FFM) ke TL ditunda karena pandemi Covid-19.

Pertemuan virtual tersebut bertujuan untuk menyediakan platform virtual di mana titik fokus badan sektoral AEC dan ASCC serta kementerian dan lembaga terkait di TL dapat terhubung dan berkomunikasi sebelum FFM yang sebenarnya.

“Kami menantikan rekomendasi positif dari Misi Pencarian Fakta ASEAN dari tiga Pilar Komunitas ASEAN,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Adaljiza Magno menegaskan bahwa TL masih menunggu proses yang ada dengan memenuhi 3 pilar yaitu, Sosial-Budaya, Politik-Keamanan dan Ekonomi.

Ia mengakui bahwa di pilar ekonomi memiliki banyak syarat seperti perdagangan yang banyak kendala dan TL harus berusaha lebih keras lagi.

“Kita sudah meluncurkan sebuah laporan untuk pilar ekonomi dan apa saja yang TL butuhkan untuk memenuhinya. Jika Fact Finding Mission datang untuk membahas pilar ekonomi dari sini akan diberikan Road Map agar mengetahui proses tersebut akan berakhir kapan,” tuturnya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!