iklan

EKONOMI, POLITIK

MAP siapkan 54 orang ikuti latihan awak kapal

MAP siapkan 54 orang ikuti latihan awak kapal

Kepala Bagian Umum Perikanan pada MAP, Akasio Guterres. Foto TATOLI/Natalino Costa

DILI, 10 juli 2021 (TATOLI)—Merespon rencana pemerintah Timor Leste (TL) beli dua unit kapal laut, Kementerian Pertanian dan Perikanan (MAP) siapkan 54 orang untuk mengikuti pelatihan awak kapal.

Kepala Bagian Umum Perikanan pada MAP, Akasio Guterres mengutarakan hal itu kepada wartawan di Kantor MAP, Comoro, Dili, jumat.

Dikatakan, merespons keputusan Dewan Menteri pada 23 juni 2021, untuk membeli dua unit kapal industri, maka MAP bagian perikanan mempersiapkan 54 orang untuk mengikuti pelatihan menjadi awak kapal. Pelatihan dilakukan selama enam bulan.

“Dalam waktu dekat pemerintah akan membuka tender publik untuk 2 unit kapal industri. Jika proses tender sudah jalan, maka MAP juga akan berkoordinasi dengan Sekretaris Negara Urusan Ketenagakerjaan (SEFOPE) untuk merekrut pemuda TL mengikuti pelatihan awak kapal. Kita butuh 54 orang yang nantinya dibagi masing-masing kapal mendapat jatah 27 orang,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah membeli dua unit kapal laut dengan tujuan untuk menambah kuantitas ikan dengan kapasitas 250 GT.

“Orang-orang yang akan bekerja di kapal harus memiliki skill, sehingga para pemuda yang nantinya direkrut melalui SEFOPE perlu diberikan pelatihan selama 6 bulan. Untuk bekerja di kapal harus memenuhi persyaratan International Maritime Organization (IMO), Food and Agriculture Oragnization (FAO), dan Intenational Labour Organization (ILO) agar mendapatkan sertifikat yang berkualitas,” tuturnya.

Ia menambahkan, tahun ini memberi dukungan pada sektor perikanan untuk mengembangkan ikan di laut maupun ikan air tawar di darat.

Menyikapi keputusan Dewan Menteri, katanya, MAP juga sudah mengirim surat pada Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEK) bagian kerjasama Jepang agar memfasilitasi mereka yang akan bekerja di kapal untuk mendapatkan pelatihan disana khususnya pelatihan pada ikan atom.

Reporter    : Mirandolina Barros Soares

Editor        : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!