DILI, 22 februari 2022 (TATOLI)— Pemerintah melalui Kementerian Perminyakan dan Mineral dan TIMOR GAP, EP, akan segera melakukan proses pendataan tanah dan hak milik kawasan yang ditetapkan untuk pembangunan Beaco Proyek LNG.
Dalam siaran pers yang diakses Tatoli, selasa ini menyebutkan, kunjungan lapangan komparatif yang dilakukan TIMOR GAP, E.P. ke Kotamadya Covalima bertujuan melakukan survei pembangunan Beaco Proyek LNG dan menciptakan kesempatan bagi perwakilan masyarakat dan satuan tugas LNG Beaço untuk mengamati secara dekat kemajuan fisik dan dampak sosial ekonomi dari proyek Tasi Mane di kotamadya tersebut.
“Kunjungan ini untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang kerjasama antara masyarakat, otoritas lokal, pemimpin adat atau lian na’in, veteran dan Pemerintah mengenai proses pembebasan tanah dan properti, realokasi komunitas, pemakaman dan situs budaya, dan proses yang sebelumnya diterapkan di bawah proyek Tasi Mane, yaitu Suai Supply Base, Suai Airport dan jalan raya,” ungkap siaran pers tersebut.
Kunjungan lapangan komparatif mencerminkan konkretisasi dialog antara Pemerintah dan Komunitas Beaco, yang juga menandatangani kesepakatan penarikan proposal kompensasi tanah dan properti mereka, yang diajukan kepada Pemerintah pada tahun 2019, untuk area yang ditunjuk untuk pembangunan Beaco pabrik LNG.
Dalam kesepakatan tersebut, masyarakat menyatakan untuk menyerahkan wilayah yang ditunjuk untuk kilang LNG kepada Pemerintah, melalui Kementerian Perminyakan dan Mineral dan TIMOR GAP, EP, untuk melaksanakan proyek sesuai dengan undang-undang dan keputusan. Pemerintah sebelumnya mengajukan proyek Tasi Mane di Suai dan Betano.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




