iklan

EKONOMI, HEADLINE

Timor – Leste resmi gelar Kompetisi Keterampilan Nasional ke – IX

Timor – Leste resmi gelar Kompetisi Keterampilan Nasional ke – IX

Pemerintah Timor-Leste secara resmi membuka Kompetisi Keterampilan Nasional ke – IX dan Kompetisi Persahabatan Keterampilan Internasional Timor-Leste ke-II, di Gedung Serbanguna GMN, Bebora, Dili. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

DILI, 07 Juli 2026 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste secara resmi membuka Kompetisi Keterampilan Nasional ke – IX dan Kompetisi Persahabatan Keterampilan Internasional Timor-Leste ke-II, di Gedung Serbanguna GMN, Bebora, Dili.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Menteri Perdagangan dan Industri, serta Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay, mengatakan kompetisi tersebut bukan sekadar ajang meraih medali, tetapi menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan, membangun rasa percaya diri, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

“Kompetisi ini bukan hanya tentang memenangkan medali, tetapi tentang memberikan kesempatan kepada kaum muda untuk mengembangkan keterampilan, membangun kepercayaan diri, dan menemukan ide-ide baru,” ujar Francisco Kalbuadi Lay dalam sambutannya.

Ia menegaskan, investasi pada sumber daya manusia merupakan salah satu langkah penting untuk membangun Timor-Leste yang lebih kuat. Karena itu, pelatihan keterampilan dan pendidikan vokasi menjadi bagian utama dalam rencana pembangunan nasional.

Kompetisi Keterampilan Nasional ke – IX dan Kompetisi Persahabatan Keterampilan Internasional Timor-Leste ke-II, secara resmi dibuka. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

Menurutnya, keterampilan teknis sangat dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja, mengembangkan sektor pariwisata, meningkatkan infrastruktur, membangun industri, serta mendorong produktivitas nasional.

Dengan tema “Mastering Skills, Building the Future”, kompetisi tahun ini berfokus pada empat bidang utama, yakni seni kuliner, pelayanan restoran, instalasi listrik dan instrumentasi, serta pengelasan.

Francisco menjelaskan, keempat bidang tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan ekonomi Timor-Leste, terutama sektor pariwisata, perhotelan, energi, infrastruktur, manufaktur, dan industri.

Ia juga mendorong kemitraan dengan sektor swasta dan mitra pembangunan agar investasi yang masuk ke Timor-Leste tidak hanya membawa modal, tetapi juga transfer pengetahuan, pelatihan magang, dan penciptaan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal.

Francisco Kalbuadi Lay juga menyampaikan terima kasih kepada INDMO, WorldSkills Asia, Pacific Australia Skills, Pemerintah Australia, lembaga pelatihan, para pelatih, juri, asesor, serta seluruh mitra yang telah mendukung penyelenggaraan kompetisi tersebut.

Ia menilai, partisipasi negara-negara dari ASEAN dan Pasifik menunjukkan peran Timor-Leste sebagai jembatan kerja sama antara kawasan Asia, Pasifik, dan komunitas pengembangan keterampilan internasional.

“Timor-Leste mengirim pesan yang jelas bahwa kita siap berinvestasi dalam keterampilan, menyambut investasi yang bertanggung jawab, dan mempersiapkan kaum muda untuk pekerjaan yang bermakna, kewirausahaan, serta mobilitas tenaga kerja yang aman dan terampil,” ujarnya.

Pemerintah menegaskan, mobilitas tenaga kerja harus dilakukan secara aman, terampil, tersertifikasi, dan bermartabat. Untuk itu, kaum muda Timor-Leste membutuhkan keterampilan teknis, sertifikasi, kemampuan komunikasi, pengetahuan keselamatan kerja, dan sikap profesional.

Kompetisi Keterampilan Nasional ke – IX dan Kompetisi Persahabatan Keterampilan Internasional Timor-Leste ke-II, secara resmi dibuka. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

Francisco juga mengajak generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan, untuk melihat pendidikan vokasi sebagai jalur yang memiliki martabat, kebanggaan, dan peluang masa depan.

“Peserta muda adalah bintang dari acara ini. Mereka mewakili janji masa depan Timor-Leste dan hubungan yang semakin kuat antara ASEAN dan Pasifik,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif INDMO, I.P., Isabel Fernandes de Lima, mengatakan kompetisi tersebut menjadi momentum penting bagi Timor-Leste dalam memperkuat kualitas pendidikan dan pelatihan teknis vokasional.

“Ini bukan hanya pembukaan kompetisi, tetapi juga perayaan talenta muda, keunggulan profesional, kebanggaan nasional, dan kerja sama internasional dalam pengembangan keterampilan,” kata Isabel.

Ia menjelaskan, kompetisi akan berlangsung pada 07 hingga 09 Juli 2026 di Dom Bosco Comoro Training Centre dan CNEFP Tibar Training Centre.

Menurut Isabel, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya INDMO untuk memperkuat standar kompetensi, akreditasi, sertifikasi, dan jaminan mutu dalam sistem pelatihan vokasional di Timor-Leste.

INDMO juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia melalui Pacific Australia Skills atas dukungannya dalam memperkuat kerja sama keterampilan regional, pengembangan TVET, dan hubungan antara Timor-Leste dengan kawasan Pasifik.

Dilain pihak,  Perwakilan Kedutaan Besar Australia di Dili, Dr. Fabia Shah, hadir dalam acara tersebut mewakili Pemerintah Australia sebagai mitra pendukung pengembangan keterampilan di Timor-Leste.

Kompetisi Keterampilan Nasional ke-IX  dan Kompetisi Persahabatan Keterampilan Internasional Timor-Leste ke-II diharapkan dapat memperkuat hubungan antara lembaga pelatihan, industri, investor, mitra pembangunan, serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi kaum muda Timor-Leste.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!