iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Timor-Leste dan Singapura berkomitmen menjadi mitra pembangunan strategis

Timor-Leste dan Singapura berkomitmen menjadi mitra pembangunan strategis

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong dan Perdana Menteri, Xanana Gusmão melakukan konferensi pers bersama usai pertemuan bilateral di Kantor Pemerintah, Dili. Foto TATOLI/Francisco Sony

DILI, 03 Juli 2026 (TATOLI)—Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Republik Singapura, Lawrence Wong, untuk menegaskan kembali komitmen dalam menjalin kemitraan strategis bagi pembangunan kedua negara.

Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão menyambut dengan hangat kunjungan resmi Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Republik Singapura, Lawrence Wong, di Timor-Leste.

“Kunjungan Perdana Menteri Wong ini bersejarah dan merupakan kunjungan pertamanya. Oleh karena itu, kunjungan ini juga memiliki makna khusus karena berlangsung setelah Timor-Leste bergabung dengan ASEAN,” ujar Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão dalam konfrensi pers bersama, usai pertemuan bilateral di Kantor Pemerintah, Dili, hari ini.

Kunjungan Perdana Menteri Wong juga menunjukkan hubungan yang semakin erat antara Timor-Leste dan Singapura, serta diskusi hari ini berlangsung sangat terbuka dan produktif.

“Hari ini, dalam pertemuan tersebut, kami membahas bagaimana Timor-Leste dan Singapura dapat terus membangun kemitraan praktis yang mendukung pembangunan Timor-Leste, memperkuat partisipasi kami di ASEAN, serta semakin mempererat persahabatan antara kedua bangsa guna membawa kerja sama ini ke tahap yang baru,” ungkap PM Xanana.

Hal ini dikarenakan Singapura telah menjadi sahabat dan mitra yang dapat diandalkan, serta berhasil memberikan dukungan bagi rakyat dan berbagai institusi Timor-Leste, termasuk dalam persiapan Timor-Leste untuk menjadi anggota ASEAN.

“Saya berterima kasih kepada Perdana Menteri Wong atas dukungan berkelanjutan Singapura melalui paket Enhanced Singapore-Timor-Leste ASEAN Readiness Support (E-STARS). Paket E-STARS telah memberikan kontribusi besar terhadap integrasi Timor-Leste ke dalam ASEAN,” ujar Kepala Pemerintahan tersebut.

Singapura juga turut membantu para pejabat dan lembaga Timor-Leste, serta secara khusus akan mendukung persiapan Timor-Leste untuk memimpin ASEAN pada tahun 2029.

“Diskusi kami juga berfokus pada perdagangan dan investasi, karena saat saya melakukan kunjungan resmi ke Singapura tahun lalu, Perdana Menteri Wong dan saya membahas cara membangun ekonomi yang lebih kuat yang mampu menyediakan lapangan kerja dan berbagai peluang,” ujarnya.

Agar Timor-Leste menjadi lebih tangguh, negara ini perlu membangun ekonomi yang produktif serta membutuhkan investasi yang dapat menciptakan lapangan kerja dan mendukung pengembangan sektor swasta. Oleh karena itu, Timor-Leste menyambut baik investasi dari Singapura, termasuk di bidang konstruksi, pariwisata, layanan kesehatan, jasa, dan pengembangan ekonomi biru.

Timor-Leste berharap dapat menindaklanjuti hasil kunjungan ini, termasuk kerja sama ASEAN, mobilitas tenaga kerja, pendidikan, kesehatan, investasi, konektivitas, dan urusan kawasan.

“Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda ke Timor-Leste serta atas persahabatan dan dukungan berkelanjutan dari Singapura,” ujarnya.

Dalam konfrensi pers itu juga, Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Republik Singapura, Lawrence Wong, menyatakan bahwa kunjungan ini memiliki arti penting dalam berbagai aspek dan merupakan kunjungan pertamanya ke Timor-Leste. Oleh karena itu, Singapura merasa mendapat kehormatan untuk menjadi mitra bagi Timor-Leste.

Timor-Leste berharap dapat menindaklanjuti hasil kunjungan ini, termasuk kerja sama ASEAN, mobilitas tenaga kerja, pendidikan, kesehatan, investasi, konektivitas, dan urusan regional.

“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Anda ke Timor-Leste serta atas persahabatan dan dukungan berkelanjutan dari Singapura,” katanya.

Perdana Menteri Lawrence Wong, menyatakan bahwa kunjungan ini memiliki arti penting dalam berbagai aspek dan merupakan kunjungan pertamanya ke Timor-Leste. Oleh karena itu, Singapura merasa terhormat menjadi mitra bagi Timor-Leste.

“Meskipun kedua negara kita tergolong kecil, kami memiliki keyakinan yang sama dengan Anda bahwa ukuran kecil tidak menentukan nasib kita, sebaliknya, kita dapat membentuk masa depan kita sendiri melalui keberanian, kerja keras, dan kemitraan yang kuat,” ujarnya.

Diskusi dalam pertemuan bilateral antara Timor-Leste dan Singapura

Dalam diskusi tersebut, kedua kepala pemerintahan membahas berbagai isu penting terkait kerja sama bilateral serta hal-hal lainnya.

Pertama, terkait penguatan pertukaran bilateral, yaitu, Kementerian Luar Negeri akan membentuk mekanisme konsultasi rutin untuk membahas tidak hanya isu-isu bilateral, tetapi juga perkembangan regional, internasional, dan strategis; hal ini akan menyediakan wadah bagi koordinasi yang lebih erat antara kedua pemerintah.

Kedua, Singapura akan terus mendukung integrasi Timor-Leste ke dalam ASEAN: Sebagaimana saat kunjungan Perdana Menteri Xanana Gusmão ke Singapura tahun lalu—di mana diluncurkan paket dukungan kesiapan ASEAN Singapura-Timor-Leste (Paket E-STARS)—dukungan ini bertujuan untuk memfasilitasi bergabungnya Timor-Leste ke dalam ASEAN pada tahun 2029.

Oleh karena itu, Singapura akan memperluas paket E-STARS untuk mencakup lebih banyak program ASEAN dan akan menyelenggarakan seminar khusus mengenai peran Keketuaan ASEAN bagi para pejabat di Dili—terkait penerimaan tamu resmi dalam rangkaian kegiatan KTT ASEAN di Singapura—agar mereka dapat memperoleh pengalaman untuk mempraktikkannya secara langsung.

Ketiga, memperkuat hubungan ekonomi : Singapura kini merupakan salah satu investor terbesar di Timor-Leste, mengingat perusahaan-perusahaan mereka telah menjajaki peluang di berbagai sektor, mulai dari perdagangan hingga energi terbarukan dan ekonomi biru.

Investasi-investasi ini mencerminkan minat dan kepercayaan yang kuat terhadap masa depan Timor-Leste. Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan peluang bisnis baru, mendukung diversifikasi ekonomi, dan menghasilkan pertumbuhan yang bermanfaat bagi masyarakat kedua negara.

Oleh karena itu, tahun depan, Singapura juga akan membuka sejumlah sektor dan jenis pekerjaan bagi tenaga kerja asal Timor-Leste di Singapura. Hal ini akan menciptakan peluang baru bagi masyarakat Timor-Leste seiring dengan upaya kita memperkuat hubungan bisnis antarwarga kedua negara.

Keempat, terus berinvestasi pada sumber daya manusia : karena bagi negara-negara kecil, khususnya seperti Singapura, manusia adalah sumber daya terbesar mereka. Oleh karena itu, kerja sama di bidang kesehatan akan diperkuat guna mendukung pengembangan kapasitas dan tenaga kerja.

Singapura juga akan menjalin kerja sama di bidang pendidikan untuk mendukung Institut Nasional Pelatihan Guru dan Pendidikan Vokasi di Timor-Leste dalam pengembangan para pemimpin sekolah yang akan membantu membina dan membentuk generasi baru.

Tim TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!