DILI, 22 Juni 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, melakukan kunjungan kehormatan dengan bertemu Presiden Republik Portugal, António José Seguro, di Istana Nasional Belém, Lisbon, Senin (22/06), untuk mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Perdana Menteri Xanana Gusmão menyampaikan salam dan pujian dari Presiden Republik Timor-Leste, José Ramos-Horta, kepada Presiden António José Seguro.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Portugal juga mengenang keikutsertaan José Ramos-Horta dalam upacara pelantikannya pada Maret tahun ini.
“Hari ini saya datang ke Istana Belém untuk bertemu dengan Presiden Republik, António José Seguro sebagai kunjungan kehormatan, bukan sebagai pertemuan kenegaraan. Kami membahas banyak hal, termasuk menyampaikan salam dari Presiden Ramos-Horta,” kata PM Xanana.
Kedua pemimpin bertukar pandangan tentang perkembangan kebijakan internasional dan kerja sama bilateral.
Perdana Menteri juga mengucapkan selamat kepada Portugal atas terpilihnya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan menyatakan harapan bahwa Portugal dapat terus mempromosikan nilai-nilai seperti perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Selama pertemuan tersebut, Perdana Menteri juga menyatakan keprihatinannya tentang tantangan yang saat ini dihadapi PBB, terutama terkait dengan mekanisme veto di Dewan Keamanan, dan membela perlunya reformasi sistem untuk lebih baik menanggapi realitas internasional saat ini.
Kedua pemimpin juga membahas kerja sama bilateral di bidang-bidang seperti peradilan, pendidikan, dan pembangunan.

Perdana Menteri mengucapkan terima kasih kepada Portugal atas dukungan berkelanjutannya kepada Timor-Leste, terutama di sektor keadilan dan pendidikan.
Pertemuan tersebut juga membahas situasi di Guinea-Bissau, di mana kedua pemimpin bertukar pandangan tentang cara-cara untuk mendorong stabilitas politik dan memperkuat lembaga-lembaga negara di negara tersebut.
Selama pertemuan tersebut, Perdana Menteri juga menyampaikan informasi mengenai strategi Ekonomi Biru Timor-Leste dan peluang kerja sama di masa depan antara kedua negara.
Dari pihak Portugal, Presiden António José Seguro menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendukung Timor-Leste di bidang-bidang prioritas.
Presiden António José Seguro juga mengenang keterlibatannya dalam kampanye solidaritas internasional untuk perjuangan kemerdekaan Timor-Leste selama tahun 1990-an.
Pemimpin tersebut menyebutkan bahwa, sambil menjalankan fungsi politik di Portugal, ia memobilisasi kaum muda Portugal untuk menyebarkan perjuangan Timor-Leste dan berpartisipasi dalam berbagai inisiatif solidaritas di Eropa.
Pada akhir pertemuan, kedua pemimpin menegaskan kembali kesediaan mereka untuk terus memperkuat hubungan dan persahabatan historis antara Timor-Leste dan Portugal, untuk mempromosikan manfaat bersama bagi rakyat kedua negara.
Dalam pertemuan itu, Perdana Menteri didampingi oleh Wakil Perdana Menteri, Francisco Kalbuadi Lay, Menteri Kehakiman, Sérgio da Costa Hornai, Menteri Pendidikan, Dulce de Jesus Soares, Duta Besar Timor-Leste untuk Portugal, Manuel de Araújo Serrano, Duta Besar Timor-Leste untuk CPLP, Natalia Carrascalão, dan Kepala Staf Perdana Menteri, Elizabeth Exposto.
Tim TATOLI




