iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

NTT dan Australia Utara mitra strategis Timor-Leste

NTT dan Australia Utara mitra strategis Timor-Leste

Presiden Republik, Jose Ramos-Horta saat melakukan pemeriksaan barisan dalam peringatan ke-24 HUT Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste, Selasa (20/05), di Tasitolu, Dili. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

DILI, 20 Mei 2026 (TATOLI) — Presiden Republik, José Ramos-Horta, menegaskan bahwa kedekatan geografis, hubungan budaya, dan mobilitas masyarakat menjadikan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Wilayah Utara Australia sebagai mitra strategis penting bagi masa depan pembangunan ekonomi, perdagangan, dan konektivitas Timor-Leste di kawasan.

Menurut Presiden Republik, kerja sama sub-regional antara Timor-Leste, NTT, dan Australia Utara memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan, terutama dalam sektor hubungan maritim dan udara, pariwisata, investasi, perdagangan lokal, dan keamanan perbatasan.

“Saya menekankan pentingnya kerja sama dengan Australia, khususnya Wilayah Utara, dan dengan Indonesia, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar  Presiden Ramos-Horta dalam pidato peringatan ke-24 HUT Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste, Selasa (20/05) di Tasi tolu, Dili.

Ia mengatakan penguatan hubungan tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah perbatasan dengan NTT.

Presiden Republik menambahkan bahwa hubungan antara Timor-Leste dan Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor strategis.

Kemajuan tersebut, lanjutnya, terlihat dalam negosiasi perbatasan darat dan maritim, perdagangan dan investasi, pendidikan dan pelatihan teknis, kesehatan, ilmu pengetahuan, hingga kerja sama pemuda, budaya, pemerintahan, dan forum multilateral.

Ramos-Horta juga menyoroti meningkatnya mobilitas pebisnis, pekerja, akademisi, dan wisatawan antara kedua negara sebagai tanda kuatnya hubungan antar masyarakat Timor-Leste dan Indonesia.

“Mobilitas para pebisnis, pekerja, akademisi dan wisatawan antar negara kita merupakan tanda nyata vitalitas hubungan antar rakyat kita,” katanya.

Menurut Presiden Ramos-Horta, diplomasi yang dibangun Timor-Leste tidak hanya bersifat simbolis, tetapi harus menghasilkan dampak konkret bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional.

Ia menegaskan bahwa kerja sama regional yang semakin erat akan membantu memperkuat masa depan persahabatan dan integrasi ekonomi kawasan.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!