DILI, 15 Mei 2026 (TATOLI)— Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, memimpin rapat Dewan Negara dengan dihadiri oleh anggota Dewan Negara, di Istana Kepresidenan, Jumat ini. Pertemuan khusus Dewan Negara tersebut untuk membahas situasi nasional dan tantangan ekonomi global yang dinilai dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat Timor-Leste.
Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut dihadiri anggota Dewan Negara diantaranya, Ketua Parlemen Nasional, Maria Fernanda Lay, Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, Mantan Presiden Republik, Taur Matan Ruak, dan Mantan Presiden Republik, Francisco Guterres Lú Olo, Abilio da Conceição de Araujo, Maria Domingas Fernandes Alves, Lere Anan Timur, Suster Guilhermina Marçal, dan Milena Pires, Virgilio Smith, dan Josefa Alves Pereira Soares.
Penasihat Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Presiden Republik sekaligus Juru Bicara Pertemuan Dewan Negara, João Maria Aparício Guterres, mengatakan pertemuan itu memiliki makna penting karena memperlihatkan semangat persatuan para pemimpin nasional dalam menghadapi tantangan negara.
Berita terkait : Horta lantik Anggota Dewan Negara dan Dewan Tinggi Pertahanan dan Keamanan
“Kita merasa sangat bangga karena para pemimpin historis Timor-Leste dapat duduk bersama untuk berdialog mengenai kepentingan nasional. Ini merupakan hal yang sangat penting bagi negara,” ujar João Maria Aparício Guterres dalam konferensi pers di Istana Negara Dili.
Menurut João, pertemuan Dewan Negara kali ini merupakan pertemuan khusus yang digelar di luar agenda rutin sebagaimana diatur dalam Konstitusi Republik. Presiden Republik memandang perlu untuk mengumpulkan seluruh anggota Dewan Negara guna melakukan pembahasan mendalam mengenai perkembangan situasi nasional dan dinamika global yang tengah mempengaruhi banyak negara, termasuk Timor-Leste.
Meski tidak mengungkapkan isi pembahasan secara rinci, João menegaskan bahwa diskusi dalam sidang tersebut berfokus pada kepentingan rakyat dan masa depan negara.
“Kehadiran seluruh anggota Dewan Negara, termasuk Gubernur Bank Sentral Timor-Leste – BCTL (Hélder Lopes) menunjukkan bahwa negara sedang melakukan analisis menyeluruh terhadap situasi ekonomi global dan dampaknya terhadap ekonomi nasional. Timor-Leste perlu mempersiapkan langkah-langkah internal untuk menghadapi tantangan tersebut demi melindungi kepentingan rakyat dan negara,” katanya.
Dewan Negara adalah badan penasehat politik Presiden Republik dalam urusan politik, berdasarkan Undang-Undang Konstitusi RDTL, pasal 90 dan 91. Dewan Negara dipimpin oleh Presiden Republik.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




