DILI, 20 Oktober 2025 (TATOLI) – Menteri Keuangan, Santina Cardoso, menyerukan pentingnya membangun budaya pengambilan keputusan berbasis data dalam upaya mendorong pembangunan berkelanjutan di Timor-Leste.
Hal itu disampaikan dalam pidatonya pada perayaan Hari Statistik Sedunia yang berlangsung di Auditorium Kementerian Keuangan, Dili, Senin (20/10).
Dalam sambutannya, Menteri Santina menegaskan bahwa statistik adalah milik semua orang dan memiliki peran penting dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan nasional.
“Data menyoroti masalah-masalah tersembunyi dan membantu memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal dalam perjalanan kita menuju pembangunan,” ujar Menteri Santina.
Menteri Keuangan itu mengajak seluruh warga negara, pejabat pemerintah, peneliti, mahasiswa, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sipil untuk secara aktif memanfaatkan sumber daya statistik nasional yang disediakan oleh Institut Nasional Statistik Timor-Leste (INETL).
“Ketika pembuat kebijakan berkonsultasi dengan data sebelum merancang program, dan ketika masyarakat menuntut akuntabilitas melalui bukti, di situlah statistik benar-benar membawa perubahan,” tambahnya.
Menurut Menteri Santina, publikasi statistik nasional yang diterbitkan oleh INETL memberikan wawasan penting untuk perencanaan, penganggaran, dan pemantauan kemajuan di berbagai sektor.
Ia menegaskan bahwa data tersebut harus digunakan secara luas untuk memahami tren ekonomi, dinamika perdagangan, dan kondisi sosial masyarakat Timor-Leste.
Menteri Santina juga menekankan bahwa literasi statistik bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan di dunia yang semakin kompleks. Ia mendorong generasi muda Timor-Leste untuk memahami dan menggunakan data sebagai alat dalam berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
“Generasi muda kita harus belajar berbicara dengan data, karena data adalah bahasa pembangunan modern,” ungkapnya.
Dengan tema Nasional “Mendorong Perubahan dengan Statistik dan Data yang Baik dan Berkualitas untuk Semua” dan tema internasional tema “Quality Statistics and Data for Everyone” atau “Statistik Berkualitas dan Data untuk Semua”, perayaan tahun ini menjadi pengingat akan pentingnya investasi berkelanjutan dalam infrastruktur statistik nasional, pelatihan profesional statistik, serta upaya memperluas akses publik terhadap data yang kredibel.
“Kita harus menumbuhkan budaya yang menjadikan bukti sebagai dasar pengambilan keputusan, bukan asumsi,” tegas Menteri Santina.
Menutup pidatonya, Menteri Santina menyampaikan bahwa Timor-Leste bangga dengan kemajuan yang telah dicapai di bidang statistik dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data di masa mendatang.
“Bersama-sama, dengan statistik dan data berkualitas untuk semua, kita membangun masa depan yang lebih sejahtera, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Timor,” pungkasnya.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




