DILI, 07 Juni 2025 (TATOLI)— Presiden Republik, José Ramos-Horta mengapresiasi inisiatif Pemerintah menyelenggarakan Ocean Parade 2025 dan Gastronomy Fair sebagai momen penting untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap lingkungan, khususnya laut.
Kepala Negara menyampaikan apresiasi tersebut pada pembukaan Ocean Parade 2025 yang dimulai dari kantor Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC), Pantai Kelapa hingga Pelabuhan Dili, Sabtu ini.
“Hari ini merupakan hari besar dan sangat penting karena anak muda dari kotamadya yang datang untuk berkreasi dan menunjukkan berbagai kegiatan, menunjukkan kreativitas dan visi yang baik, menunjukkan kecintaan terhadap laut dan alam kita,” kata Presiden Horta dalam sambutannya.
Presiden Republik meminta, semua masyarakat untuk mencintai laut dengan tidak membuang sampah sembarangan di sungai dan jalan karena sungai yang mengalir membawa semua sampah ke laut hingga merusak dan membunuh ikan termasuk tumbuhan laut.
Kepala Negara mengingatkan bahwa Laut Timor memiliki kekayaan yang luar biasa, dengan banyak ikan berkualitas termasuk berbagai karang. Jika dibiarkan, suatu saat semuanya akan mati.
“Saya mengimbau kepada sekolah untuk mengajarkan siswa menanam pohon di sekitar sekolah, menanam berbagai sayuran yang dapat memberikan gizi yang baik kepada siswa. Tanam buah-buahan, bunga, dan berbagai tanaman untuk menjaga lingkungan dari tanah longsor. Ini adalah pesan untuk lingkungan kepada alam,” seru Kepala Negara.
Presiden Horta juga mengucapkan selamat kepada Pemerintah karena telah memunculkan inisiatif yang baik ini dan meminta agar Pemerintah terus meningkatkan kesadaran di antara masyarakat dalam mencintai alam, terutama laut.
Pada kesempatan itu juga diadakannya pembukaan Pameran Gastronomi yang diadakan di Pelabuhan Dili tersebut, Perdana Menteri (PM) Kay Rala Xanana Gusmão merasa senang bahwa pawai dari Pantai Kelapa menuju Pelabuhan Dili diikuti oleh sebagian besar kaum muda, mahasiswa dari beberapa universitas di Dili, menunjukkan bahwa kaum muda mulai mengkhawatirkan masa depan mereka sendiri.
“Pemerintah menyelenggarakan acara ini bukan untuk mengatakan bahwa Pemerintah bijaksana tetapi untuk mengingatkan para pemuda, terutama anak-anak bahwa jika kita tidak menjaga laut kita mulai sekarang, masa depan kalian akan sangat sulit. Apa yang kita lakukan sekarang bukan untuk orang tua, tapi untuk masa depan kalian,” tutur PM Xanana.
Menurut PM, saat ini seluruh dunia dan semua orang khawatir dan merasakan perubahan iklim, itu karena perilaku masyarakat yang tidak mencintai lingkungan. Sehingga apa yang dilakukan Pemerintah selama seminggu ini di pelabuhan, tidak dilakukan sendiri tetapi dilakukan bersama-sama dengan seluruh dunia, karena seluruh dunia juga peduli terhadap perubahan iklim.
“Saya selalu meminta kepada kaum muda dan anak-anak bahwa, ketika kita berbicara tentang Lautku, Timorku, jika kita tidak menjaga laut kita, Timor akan hilang,” Xanana Gusmão mengingatkan.
Ocean Parade 2025 diselenggarakan melalui kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Direktorat Nasional Usaha, Kegiatan, dan Produk Pariwisata, serta Kantor Perbatasan Maritim dan Darat.
Semua kegiatan yang berjalan terbuka untuk umum dan dirancang melibatkan sekolah, pemuda, pemerintah daerah, masyarakat sipil, mitra pembangunan, sektor swasta, dan masyarakat umum.
Pemerintah Timor-Leste mengundang semua warga negara dan penduduk berpartisipasi aktif dalam Pekan Laut 2025, untuk meningkatkan kesadaran, mengambil tindakan kolektif, dan merayakan ekosistem laut dan keanekaragaman hayati negara.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




