DILI, 25 juni 2022 (TATOLI)– Badan Promosi Investasi dan Ekspor I.P (TradeInvest Timor-Leste) melakukan pemantauan aktivitas pada perusahaan dan kelompok produsen lokal di kotamadya Baucau, Viqueque dan Lautem. Pemantaun itu dilakukan untuk memberikan advokasi tentang investasi dan proses ekspor barang.
TradeInvest Timor-Leste adalah lembaga publik yang berperan untuk mempromosikan, memfasilitasi pemantauan dan advokasi untuk investasi swasta dan ekspor sebagaimana diatur dalam aturan Undang-Undang (UU) No. 45/2015.
TradeInvest Timor-Leste, melalui Direktorat Promosi Ekspor (DPE), menyelenggarakan kegiatan pemantauan untuk mengunjungi perusahaan dan kelompok produsen di kotamadya Baucau, Viqueque dan Lautem.
Direktur Promosi Ekspor, Decio Ribeiro Sarmento mengatakan, tujuan pemantaun ini dilakukan dalam rangka kegiatan Export Award 2022. Dimana, dengan melakukan kunjungan ke perusahaan dan kelompok potensial di lapangan itu untuk mengumpulkan data guna pengembangan brosur, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pemasaran bahan untuk mempromosikan produk tersebut di pasar internasional.
“Sekaligus juga melakukan sosialisasi untuk membuka aplikasi bagi Eksportir yang sudah ada bagi kelompok potensi termasuk pengusaha Muda pada Juli 2022,” ungkap Direktur Decio dalam siaran pers yang diakes Tatoli.
Perusahaan-perusahaan dan kelompok barang-barang produktif di Kotamadya Baucau seperti Acelda yang memproduksi minyak kemiri dan produknya telah diekspor ke pasar internasional.
Kelompok produktif potensial di Kotamadya Baucau adalah Fitun Matebian yang telah memproduksi minyak kelapa murni dan telah berhasil menjual produk di pasar domestik termasuk supermarket di ibukota Dili.
Selain itu, kelompok Klibur To’os Rai Metan (KTRM) produktif yang telah memproduksi ubi jalar, jagung, beras, tomat, semangka, dan budidaya ikan untuk dijual di pasar domestik termasuk supermarket di Dili.
Perusahaan yang ada di Lautem adalah Cipriano Feliz Unipessoal Lda, yang berinvestasi dalam produksi minyak kelapa yang sebelumnya memasarkan produk di pasar domestik, tetapi berhasil menguji pasar internasional dengan mengekspor ke pasar Australia dengan total sekitar 10 ton.
Selain itu, perusahaan lokal terus berinvestasi seperti di bidang budidaya ikan, wisma tamu dan Pariwisata masyarakat.
Kelompok potensial di Lautem adalah Kolping Coconut Oil yang telah beroperasi memproduksi minyak kelapa untuk memasak dan kelompok Sonapacau yang telah memproduksi minyak kelapa untuk memasak, virgin coconut oil, tempe dan tahu, tenun tais termasuk hortikultura dan kelompok produksi yang memproduksi selai.
Kotamadya Viqueque memiliki Luse-laque yang telah memproduksi buah salak dan menjualnya di pasar domestik di kotamadya Viqueque termasuk supermarket di Dili.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




