iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Ribuan umat antar kepergian Pastor João Felgueiras dalam Misa Requiem

Ribuan umat antar kepergian Pastor João Felgueiras dalam Misa Requiem

Misa requiem Pastor João Felgueiras, SJ, yang dipimpin Uskup Agung Keuskupan Agung Metropolitan Dili, Virgílio do Carmo da Silva. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 07 Juli 2026 (TATOLI) – Ribuan umat Katolik memadati Gereja Katedral Imaculada da Conceição untuk mengikuti misa requiem Pastor João Felgueiras, SJ, Selasa. Misa dipimpin Uskup Agung Keuskupan Agung Metropolitan Dili, Virgílio do Carmo da Silva, dan dihadiri Presiden Republik José Ramos-Horta, Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, anggota Pemerintah, perwakilan lembaga negara, keluarga mendiang, serta mantan Perdana Menteri Taur Matan Ruak.

Dalam homilinya, Uskup Agung Virgílio mengatakan Gereja Katolik di Timor-Leste tengah berduka karena kehilangan seorang gembala yang mengabdikan hidupnya bagi umat dan bangsa.

“Hari ini kita kehilangan seorang bapa yang penuh kasih, seorang gembala yang baik, dan pribadi yang mengasihi rakyat Timor-Leste hingga akhir hayatnya,” katanya.

Ia mengajak seluruh umat memberikan penghormatan terakhir dengan penuh rasa syukur atas kehidupan Pastor João Felgueiras yang selama puluhan tahun melayani rakyat Timor-Leste.

Menurut Uskup Agung, Pastor João memulai karya misinya di Timor-Leste pada 1971 dan tidak pernah memandang negeri ini sebagai tempat penugasan sementara. Sebaliknya, ia memilih Timor-Leste sebagai tanah pengabdiannya hingga akhir hayat.


Misa requiem Pastor João Felgueiras, SJ, di Gereja Katedral Imaculada da Conceição. Foto Tatoli/Francisco Sony

Berita terkait : Dedikasikan hidupnya di Timor-Leste, Pastor João Felgueiras tutup usia di 105 tahun  

“Ia datang bukan untuk kembali ke tanah kelahirannya, tetapi untuk tinggal bersama rakyat Timor-Leste. Ia menjadikan orang Timor sebagai keluarganya, mendidik mereka, mendampingi mereka, dan mengasihi mereka sampai akhir hidup,” ujarnya.

Ia mengatakan seluruh pelayanan Pastor João sebagai imam dan misionaris Jesuit berakar pada spiritualitas Ignatius dari Loyola yang menekankan penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Karena itu, penghormatan terbaik bagi almarhum adalah meneruskan semangat pelayanan, warisan spiritual, dan nilai-nilai kasih yang telah ditanamkannya.

“Kami berdoa agar semangat misionernya terus menginspirasi umat Katolik, para imam, biarawan-biarawati, dan para pemimpin bangsa. Semoga benih Injil yang telah ditanamnya terus bertumbuh di Timor-Leste,” katanya.

Sementara itu, Superior Mayor Wilayah Independen Timor-Leste Serikat Yesus (Society of Jesus) Pastor Erik John J. Gerilla SJ mengatakan wafatnya Pastor João Felgueiras merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga Jesuit, tetapi juga bagi seluruh bangsa Timor-Leste.

“Selama beberapa hari terakhir kami mendengar begitu banyak kesaksian tentang kebaikan hati Pastor João, imannya yang teguh, kepeduliannya kepada masyarakat kecil, dedikasinya sebagai pendidik, dan perjuangannya bagi kemerdekaan Timor-Leste. Semua itu menunjukkan betapa besar warisan yang beliau tinggalkan,” ujarnya.


Misa requiem Pastor João Felgueiras, SJ, di Gereja Katedral Imaculada da Conceição. Foto Tatoli/Francisco Sony

Menurutnya, sepanjang hidup sebagai misionaris di Timor-Leste, Pastor João selalu berusaha menjadi pelayan bagi semua orang tanpa membedakan latar belakang, dengan menghibur, mendampingi, dan mengubah kehidupan banyak orang.

Uskup Keuskupan Baucau, Leandro Maria Alves, juga mengenang Pastor João sebagai bapa rohani yang selalu mengajarkan kasih Tuhan, doa, serta pentingnya pendidikan bagi masa depan bangsa.

“Beliau selalu mengatakan bahwa Tuhan sangat mengasihi kita dan mengajak setiap orang untuk semakin dekat kepada-Nya. Ia juga percaya bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk membangun Timor-Leste,” katanya.

Ia menambahkan Pastor João dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan sederhana, yang menjalankan seluruh pelayanannya dalam keheningan demi kemuliaan Tuhan.

Misa requiem berlangsung khidmat dengan dihadiri ribuan umat Katolik yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pastor João Felgueiras, yang selama lebih dari lima dekade mendedikasikan hidupnya bagi Gereja dan rakyat Timor-Leste.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!