DILI, 25 Juni 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão beserta seluruh jajaran Kantor Perdana Menteri menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya mendiang Pemimpin Nasional dan Mantan Presiden Republik Demokrat Timor-Leste, Francisco Guterres Lú Olo.
Mantan Presiden Francisco Guterres Lú Olo meninggal dunia di Rumah Sakit Prince Court, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (21/06) malam, setelah menjalani perawatan kesehatan intensif.
Dalam siaran pers Pemerintah yang dipublikasikan di Laman Medsos ‘Primeiro-Ministro RDTL: Kay Rala Xanana Gusmão’, ucapan belasungkawa tersebut ditandatangani Kay Rala Xanana Gusmão sebagai Perdana Menteri.
Berikut isi ucapan belasungkawa yang ditandatangani Kay Rala Xanana Gusmão sebagai Perdana Menteri.
“S.E. o Senhor Primeiro-Ministro e toda equipa do Gabinete do Primeiro-Ministro manifestam profundas condolências pelo falecimento de Sua Excelência o Dr. Francisco Guterres “Lu Olo”, antigo Presidente da República (Perdana Menteri beserta seluruh jajaran Kantor Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Dr. Francisco Guterres “Lu Olo,” mantan Presiden Republik).
Berita terkait : Mantan Presiden Timor-Leste Francisco Guterres “Lú Olo” meninggal dunia
“Recordamos o seu contributo na luta da independência nacional e na consolidação das instituições democráticas do Estado (Kami mengenang kontribusinya dalam perjuangan kemerdekaan nasional dan penguatan lembaga-lembaga demokrasi negara).
“A família enlutada endereçamos as nossas mais sentidas condolencias (Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga yang ditinggalkan).
Francisco Guterres “Lú Olo” lahir di Ossu, Kotamadya Viqueque, pada 07 September 1954. Francisco Lú-Olo menikah dengan Cidália Lopes Nobre Mouzinho Guterres, dan memiliki empat anak, tiga laki-laki dan satu perempuan yaitu, Francisco Cidalino Guterres, Eldino Nobre Guterres, Felezito Samora Guterres dan Dália Luliana Nobre Guterres.
Wafatnya, Mantan Presiden Lú Olo menjadi pukulan terbesar bukan hanya bagi keluarga, para pemimpin, teman seperjuangan, namun gelombang duka juga di rasakan rakyat Timor-Leste. Duka cita itu terlihat jelas saat Jenazah Mantan Presiden Lú Olo dari Malaysia tiba di Bandara Internasional, Dili, isak tangis pun pecah.
Sementara itu, proses pemakaman Mantan Presiden “Lú Olo”akan dilakukan pada Jumat, 26 Juni 2026, di Taman Makam Pahlawan Metinaro, Dili.
Tim TATOLI




