DILI, 27 Mei 2026 (TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste melalui rapat luar biasa Dewan Menteri, Rabu ini, mengevaluasi pelaksanaan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang hingga 26 Mei 2026 telah mencapai 30 persen dari total anggaran negara.
Dalam siaran pers yang diterima TATOLI, rapat yang berlangsung di Auditorium Kementerian Keuangan, Dili, Rabu, untuk meninjau perkembangan pelaksanaan APBN 2026 sebagaimana disahkan melalui Undang-Undang Nomor 8/2025 tanggal 27 November.
Rapat tersebut dihadiri seluruh anggota Pemerintah serta para pimpinan institut dan badan otonom yang berada dalam administrasi tidak langsung negara.
Pemerintah menyebutkan bahwa dari total APBN 2026, termasuk dana jaminan sosial, sebesar US$2,445 miliar, realisasi anggaran hingga saat ini mencapai sekitar US$736 juta atau setara 30 persen.
Dalam pertemuan itu, Dewan Menteri juga membahas berbagai tantangan utama yang mempengaruhi pelaksanaan anggaran, khususnya penerapan Kode Pengadaan dan Kontrak Publik yang baru.
Selain itu, Pemerintah turut mengevaluasi kebutuhan serta langkah-langkah untuk memperkuat kapasitas pelaksanaan berbagai program dan proyek yang telah direncanakan dalam APBN 2026.
Pada kesempatan yang sama, sistem informatika pengadaan barang dan jasa milik Pemerintah juga dipresentasikan dan dianalisis guna memastikan efektivitas proses pengadaan dalam mendukung percepatan realisasi anggaran negara.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




