iklan

POLITIK

MPIE catat 39 target Rencana Strategis Pembangunan 2011–2030 telah rampung

MPIE catat 39 target Rencana Strategis Pembangunan 2011–2030 telah rampung

Koordinator Unit Perencanaan Terintegrasi (UPI) MPIE, Epi Orleães. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 22 Mei 2026 (TATOLI) — Kementerian Perencanaan, Investasi dan Strategis (MPIE) mencatat sebanyak 39 target dalam Rencana Strategis Pembangunan (PED) 2011–2030 telah tercapai sepenuhnya hingga 2024, dengan sektor infrastruktur menjadi penyumbang pencapaian terbesar.

Koordinator Unit Perencanaan Terintegrasi (UPI) MPIE, Epi Orleães, mengatakan evaluasi yang dilakukan pemerintah mencakup implementasi lima pilar utama PED sejak 2011 hingga 2024.

“Evaluasi progres yang kami fokuskan mencakup periode implementasi dari 2011 hingga 2024. Dari lima pilar tersebut terdapat total 199 target yang mencakup target jangka pendek hingga jangka menengah,” kata Epi Orleães kepada TATOLI di Dili, Jumat.

Ia menjelaskan lima pilar PED terdiri atas modal sosial dengan 62 target, infrastruktur 42 target, pembangunan ekonomi 49 target, kelembagaan dan tata kelola 44 target, serta visi makroekonomi dengan dua target.

Menurutnya, dari total 199 target tersebut, sebanyak 39 target telah selesai 100 persen, 86 target masih dalam tahap implementasi parsial, 67 target menunjukkan progres lanjutan dan tujuh target lainnya belum menunjukkan perkembangan.

Epi Orleaes mengatakan sebagian besar target yang telah diselesaikan berasal dari sektor infrastruktur.

Ia menjelaskan sektor modal sosial mencakup bidang pendidikan dan pelatihan, kesehatan, inklusi sosial, lingkungan hidup, budaya dan warisan budaya.

Sementara sektor pembangunan ekonomi meliputi pembangunan pedesaan, pertanian, minyak dan mineral, pariwisata serta sektor swasta.

Adapun sektor infrastruktur berfokus pada pembangunan jalan dan jembatan, air bersih, listrik, telekomunikasi, bandara dan pelabuhan.

Sedangkan sektor kelembagaan dan tata kelola mencakup keamanan, pertahanan, keadilan dan sektor publik.

Menurut hasil evaluasi, sektor modal sosial mencatat tingkat implementasi global sebesar 66,13 persen, dengan rincian 21 persen target selesai, 37 persen progres lanjutan, 36 persen implementasi parsial dan enam persen belum menunjukkan perkembangan.

Pada sektor infrastruktur, tingkat pencapaian global mencapai 71,4 persen, terdiri atas 24 persen target selesai, 16 persen progres lanjutan, 55 persen implementasi parsial dan lima persen belum menunjukkan perkembangan.

Sementara sektor pembangunan ekonomi mencatat tingkat implementasi global sebesar 64,8 persen, dengan rincian 21 persen target selesai, 22 persen progres lanjutan, 55 persen implementasi parsial dan dua persen belum menunjukkan perkembangan.

Untuk sektor kelembagaan dan tata kelola dengan total 44 target, seluruh target telah memasuki tahap implementasi, dengan 14 persen target selesai, 61 persen progres lanjutan dan 25 persen implementasi parsial.

Sedangkan dua target dalam visi makroekonomi masih berada dalam tahap implementasi parsial.

MPIE juga menemukan sejumlah tantangan dalam implementasi PED, termasuk keterlambatan pelaksanaan karena PED disahkan pada 2011 namun implementasi baru dimulai pada 2013.

Selain itu, pemerintah juga menghadapi kesulitan dalam pengumpulan data dari kementerian terkait akibat keterbatasan sumber daya teknis dan belum kuatnya sistem pemantauan dan evaluasi di masing-masing institusi.

“Pemerintah sebenarnya telah melaksanakan banyak program, tetapi ketika mengumpulkan data untuk melakukan pengukuran dan analisis masih menghadapi kendala,” ujar Epi Orleães.

Ia menambahkan tantangan lainnya adalah belum adanya Perencanaan Jangka Menengah yang menjadi pedoman implementasi lintas kementerian, sehingga sebagian besar institusi masih berfokus pada rencana aksi tahunan.

Untuk memperkuat sistem evaluasi nasional, MPIE saat ini bekerja sama dengan Kementerian Keuangan guna meningkatkan sistem pemantauan dan evaluasi agar data yang tersedia lebih komprehensif dan mendukung analisis kebijakan yang lebih baik.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, MPIE juga telah menyampaikan empat rekomendasi kepada Dewan Menteri yang berfokus pada penguatan sektor infrastruktur, sosial, diversifikasi ekonomi dan institusi pemerintahan.

Reporter  : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!