iklan

HEADLINE, PENDIDIKAN

Hari Bahasa Portugis Sedunia, Menteri Dulce : Bahasa Portugis jembatan antara TL dan dunia

Hari Bahasa Portugis Sedunia, Menteri Dulce : Bahasa Portugis jembatan antara TL dan dunia

Kementerian Pendidikan merayakan Hari Bahas Portugis Sedunia yang di peringati setiap tanggal 05 Mei. Foto Portal Pemerintah

DILI, 05 Mei 2026 (TATOLI) – Menteri Pendidikan, Dulce de Jesus mengatakan, bahasa Portugis merupakan jembatan antara Timor-Leste dan dunia, tanpa mengorbankan identitas budaya negara.

Hal tersebut dikatakan  Menteri Pendidikan, Dulce  dalam perayaan Hari Bahas Portugis Sedunia yang di peringati setiap tanggal 05 Mei. Pada perayaan Hari Bahasa Portugis Sedunia  diperingati pada Selasa (05/05) dengan misa syukur di Gereja Katedral, Dili dihadiri oleh para siswa dari Sekolah CAFE di Dili. Selanjut, dilanjutkan dengan jalan santai dari Gereja Katedral Dili menuju ke Kantor Kementerian Pendidikan, Vila Verde-Dili.

Menteri Dulce mengatakan, bahasa Portugis merupakan jembatan antara Timor-Leste dan dunia, tanpa mengorbankan identitas budaya negara, dan  Kementerian Pendidikan telah menerapkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat pengajaran dan penggunaan bahasa Portugis, termasuk distribusi materi pengajaran baru-baru ini ke semua sekolah negeri.

Menteri Dulce juga menekankan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap kualitas pendidikan, dan menunjuk pada persetujuan Undang-Undang Dasar Pendidikan baru sebagai tonggak penting. “Pengajaran bahasa Portugis sebagai bahasa pengantar merupakan penegasan yang jelas tentang visi sebuah negara yang berkomitmen pada pendidikan inklusif dan berkualitas yang selaras dengan identitasnya,” ujarnya.

Dikatakan, penyelenggaran acara ini untuk kembali  menegaskan  komitmen nasional untuk mempromosikan bahasa Portugis sebagai bahasa identitas.

Dimana, perayaan Hari Bahasa Portugis Sedunia di Dili mencakup serangkaian inisiatif yang menyatukan para menteri dan perwakilan dari negara-negara Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP), yang berfokus pada refleksi tentang masa depan pendidikan, budaya, dan kerja sama antar Negara Anggota.

Menteri Dulce  juga  menyoroti bahwa bahasa Portugis merupakan pilihan kedaulatan rakyat Timor-Leste dan bukan pemaksaan historis, dan menekankan peran strukturalnya dalam pembangunan identitas nasional. “Bahasa Portugis bukanlah bahasa yang dipaksakan kepada kami. Ini adalah bahasa yang kami pilih dan diabadikan dalam Konstitusi kami sebagai bahasa resmi,” kata Menteri Dulce.

Perayaan  Hari Bahasa Portugis Sedunia tersebut juga dihadiri  oleh Sekretaris Negara urusan Kebudayaan Portugal, Alberto Santos.

Dalam acara itu,  Alberto Santos mengucapkan selamat kepada pemerintah Timor-Leste atas penguatan status bahasa Portugis sebagai bahasa resmi, bersama dengan Tetum.

“Suatu kehormatan untuk berpartisipasi dalam perayaan ini di Timor-Leste. Saya ucapkan selamat kepada pemerintah Timor-Leste atas penguatan status bahasa Portugis sebagai bahasa resmi, bersama dengan Tetum. Dan itu juga merupakan  komitmen Timor-Leste berinvestasi dalam masa depan generasi barunya, mempromosikan pendidikan berkualitas dan peluang yang lebih besar,” paparnya.

Ia  menambahkan bahwa kemampuan berbahasa Portugis dapat membuka pintu baik di administrasi publik maupun sektor swasta.

Alberto Santos juga mengingatkan bahwa bahasa Portugis dituturkan oleh sekitar 265 juta orang di seluruh dunia, menjadikannya salah satu bahasa yang paling banyak digunakan secara global dan yang paling banyak dituturkan di Belahan Bumi Selatan, yang merupakan keuntungan strategis bagi kaum muda Timor-Leste.

Selama acara  tersebut, para siswa juga berbagi perspektif mereka tentang pentingnya bahasa.

Ricardo Jacques Vieira, seorang siswa di CAFE di Dili, meminta  masyarakat Timor Leste untuk menghargai dan mempelajari bahasa Portugis, menganggapnya sebagai “jendela terbuka ke dunia” dan alat penting untuk mengakses peluang baru dan mempelajari budaya lain.

Hari Bahasa Portugis Sedunia diperingati setiap 5 Mei untuk merayakan bahasa Portugis sebagai bahasa global dan kontribusinya terhadap keragaman budaya. Ditetapkan oleh UNESCO pada 2019,   bahasa portugis yang digunakan oleh lebih dari 260 juta orang di dunia. Di Timor-Leste, perayaan ini sering ditandai dengan kegiatan sekolah dan promosi bahasa Portugis sebagai identitas nasional.

Tim TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!