iklan

EKONOMI

Survei 23 SPBU di Dili, TANE Konsumidor temukan kesenjangan Harga BBM  

Survei 23 SPBU di Dili, TANE Konsumidor temukan kesenjangan Harga BBM   

Ketua TANE Konsumidor, Robin Araujo. Foto spesial

DILI, 14 April 2026 (TATOLI) – Asosiasi Perlindungan Konsumen Timor-Leste TANE Konsumidor melakukan survei harga bahan bakar di 23 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Dili dan menemukan adanya kesenjangan harga yang cukup signifikan antara bensin dan solar, dengan selisih mencapai 14%.

Ketua TANE Konsumidor, Robin Araujo, mengatakan hasil survei menunjukkan harga bensin berkisar antara US$1,33 hingga US$1,50 per liter, sementara harga solar berada pada kisaran US$1,45 hingga US$1,65 per liter.

“Rata-rata harga bensin sekitar US$1,43 per liter dan solar sekitar US$1,58 per liter. Perbedaan ini menunjukkan adanya variasi harga yang cukup besar di pasar,” ujar Robin dalam siaran pers resmi.

Hasil survei juga mencatat adanya SPBU yang menetapkan harga tertinggi, yakni US$1,50 per liter untuk bensin dan US$1,65 per liter untuk solar, yang menunjukkan kecenderungan harga lebih tinggi di sejumlah titik penjualan.

Di sisi lain, beberapa SPBU menawarkan harga lebih rendah, seperti US$1,33 per liter untuk bensin di wilayah Fatuhada dan Balide, yang dinilai lebih kompetitif dibandingkan lokasi lainnya di Dili.

TANE Konsumidor menilai perbedaan harga tersebut berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama keluarga dan pelaku transportasi yang sangat bergantung pada bahan bakar, karena meningkatkan biaya operasional harian.

Selain itu, kurangnya informasi harga yang transparan juga dinilai menyulitkan konsumen dalam mengambil keputusan yang tepat saat membeli bahan bakar.

Menurut Robin, kondisi ini menunjukkan masih lemahnya pengawasan dan pemantauan harga di pasar, serta belum optimalnya persaingan yang sehat di sektor distribusi bahan bakar.

Oleh karena itu, TANE Konsumidor merekomendasikan pemerintah dan pihak terkait untuk membangun sistem pemantauan harga bahan bakar, meningkatkan transparansi melalui publikasi harga secara berkala, memperkuat pengawasan pasar, serta meningkatkan edukasi konsumen terkait perbedaan harga di setiap SPBU.

Ia menegaskan bahwa bahan bakar merupakan komoditas penting sehingga keadilan harga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“TANE Konsumidor menyerukan agar pihak berwenang segera mengambil langkah nyata untuk memastikan harga bahan bakar di Timor-Leste lebih transparan, kompetitif, dan adil bagi seluruh konsumen,” pungkasnya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!