DILI, 21 Maret 2026 (TATOLI) – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik suku cadang mobil di Munpyeong-dong, Distrik Daedeok, Kota Daejeon, Korea Selatan, pada Jumat (20/03) sekitar pukul 13.17 waktu setempat. Hingga kini, status keberadaan Warga Negara Timor-Leste (WNTL) yang kemungkinan bekerja di lokasi tersebut masih dalam pemantauan.
Asisten Atase Tenaga Kerja Timor-Leste di Korea Selatan, Jose Sebastião Coli Soares, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait insiden tersebut dan segera melakukan penelusuran.
“Kami langsung menyebarluaskan informasi melalui halaman Facebook Gabinete Adidu Traballu untuk memastikan apakah ada warga Timor-Leste yang bekerja di perusahaan tersebut,” jelasnya kepada TATOLI melalui WhatsApp, Sabtu ini.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat data atau konfirmasi mengenai keberadaan warga Timor-Leste di lokasi kejadian. Meski demikian, otoritas terkait terus melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi guna memastikan situasi secara menyeluruh.
Dikutip dari Reuters (20/03), Perusahaan yang terdampak kebakaran diketahui merupakan Anjun Industrial, yang bergerak di bidang produksi komponen otomotif seperti katup mesin untuk mobil dan kapal. Perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 350 pekerja, dengan sekitar 200 orang berada di dalam pabrik saat insiden terjadi.
Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan mengerahkan sumber daya besar untuk menangani kebakaran, termasuk unit pemadam dan penyelamatan dari wilayah South Chungcheong, North Chungcheong, dan Sejong. Selain itu, dua robot pemadam kebakaran tanpa operator langsung serta sistem busa berkapasitas tinggi turut digunakan untuk mengendalikan api.
Komisaris badan tersebut, Kim Seung-ryong, menginstruksikan agar seluruh sumber daya yang tersedia dimobilisasi guna meminimalkan jumlah korban serta memprioritaskan operasi penyelamatan dan keselamatan petugas.
Berdasarkan laporan yang beredar, kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 10 orang meninggal dunia, 25 orang mengalami luka serius, dan 34 lainnya luka ringan. Empat pekerja lainnya masih dinyatakan hilang.
Pihak berwenang Korea Selatan menyatakan bahwa api berhasil dikendalikan pada Jumat malam. Namun, penyelidikan terkait penyebab kebakaran masih terus dilakukan.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




