iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

FHT lanjutkan program keamanan digital hadapi ancaman siber dan AI

FHT lanjutkan program keamanan digital hadapi ancaman siber dan AI

Fundasaun Hadomi Timor (FHT), bekerja sama dengan The Asia Foundation (TAF), menggelar Pelatihan Keamanan Digital Tahap II pada tahun 2026. Foto Tatoli

DILI, 12 Februari 2026 (TATOLI) – Fundasaun Hadomi Timor (FHT), bekerja sama dengan The Asia Foundation (TAF), melanjutkan Pelatihan Keamanan Digital Tahap II pada tahun 2026, sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas aktivis hak digital dan menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks, termasuk risiko yang timbul dari perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Direktur Eksekutif FHT, Abrão Monteiro atau yang akrab dipanggil ‘Nicho Linux’, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang digelar pada 2025. Program ini bertujuan membangun mekanisme keberlanjutan pelatihan keamanan digital di tingkat lokal dan memastikan pengetahuan yang diperoleh dapat disebarkan lebih luas ke komunitas di berbagai kotamadya.

“Fokus utama pelatihan adalah memberdayakan Aktivis Hak Digital dengan pengetahuan teknis, keterampilan fasilitasi, dan alat praktis agar mereka mampu menyelenggarakan pelatihan keamanan digital secara mandiri di komunitas masing-masing,” jelas Abrão.

Abrão menyoroti perkembangan AI sebagai tantangan baru dalam keamanan siber.

“Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk membuat serangan phishing yang lebih meyakinkan, menghasilkan deepfake untuk penipuan, mengotomatisasi peretasan, hingga mengembangkan malware yang lebih adaptif dan sulit terdeteksi,” katanya.

Selain itu, AI juga dapat mempercepat penyebaran disinformasi dan memperkuat praktik rekayasa sosial yang menargetkan individu secara lebih personal.

Pelatihan keamanan digital Tahap II memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain :

  • Meningkatkan kapasitas jaringan Aktivis Digital FHT agar pengetahuan tentang keamanan digital dapat disebarkan ke masyarakat luas
  • Membangun jaringan pelatih dan aktivis digital nasional yang mampu mereplikasi program di seluruh Timor-Leste
  • Memperkuat ketahanan digital, mempromosikan praktik online yang aman, dan mendukung ekosistem digital yang lebih terlindungi
  • Menyediakan dana kecil bagi kelompok atau organisasi yang berkompetisi setelah pelatihan, yang didukung oleh TAF, untuk memperluas pelatihan di kota-kota lain.

Pelatihan ini mencakup pemahaman tren keamanan siber global dan regional, termasuk perkembangan ancaman daring, pelanggaran data, misinformasi, serta isu hak digital di Asia Tenggara.

Selain itu, peserta juga mempelajari tantangan keamanan siber lokal di Timor-Leste, seperti penipuan daring, peretasan, dan penyalahgunaan data dalam konteks nasional.

Pejabat Sementara Perwakilan Negara TAF di Timor-Leste, Heidi Arbuckle, dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa transformasi digital membawa peluang sekaligus risiko bagi masyarakat Timor-Leste.

“Transformasi digital membawa banyak hal baik, tetapi juga ancaman. Yang penting kita belajar dan pintar untuk menghadapi itu,” kata Heidi.

Menurutnya, keamanan digital bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga perilaku manusia sebagai pengguna teknologi.

Heidi mendorong kaum muda sebagai motor transformasi digital untuk aktif melindungi diri dan komunitas secara daring.

“Kebijakan tidak pernah bisa secepat gerakan jaringan anak muda. Kalian bisa menjadi pelopor dalam melindungi diri dan komunitas secara online,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keberagaman peserta pelatihan yang berasal dari organisasi hak asasi manusia, kelompok LGBTIQ, dan kelompok disabilitas. Keberagaman ini dinilai menjadi fondasi kuat untuk memastikan perlindungan digital yang inklusif bagi seluruh masyarakat Timor-Leste.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem digital yang aman, bebas, dan terlindungi di seluruh Timor-Leste, sekaligus menyiapkan generasi aktivis yang siap menghadapi tantangan keamanan siber di era AI. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!