DILI, 08 April 2026 (TATOLI) – Gereja melalui Konferensi Episkopal Timorense (CET) bersama Keuskupan Baucau, Dili, dan Maliana, pada Rabu ini, menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah melalui Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Urusan Sosial sekaligus Menteri Pembangunan Perumahan Pedesaan, Mariano Assanami Sabino, untuk melaksanakan kegiatan Gereja Katolik untuk tahun 2026.
“Kami menandatangani perjanjian tahunan untuk subsidi publik kepada CET. Subsidi ini dibagi menjadi empat bagian, yaitu pendidikan sebesar 40%, sosial 30%, pemerintahan inklusif 20%, dan administrasi 10%. Ini adalah pembagian dari total subsidi publik sebesar $15 juta,” kata Uskup Keuskupan Baucau, Don Leandro Maria Alves, di Kantor Pemerintah.
Uskup Diosis Baucau itu menjelaskan bahwa persentase untuk pendidikan akan dialokasikan untuk berbagai tingkat pendidikan, pembangunan gedung sekolah, serta untuk para guru.
“Pelaksanaan dana $15 juta ini dilakukan di tiga keuskupan. Dana ini merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah karena kita mengetahui bahwa Gereja memiliki peran yang besar, terutama di bidang pendidikan. Oleh karena itu, bantuan ini dapat menjawab kebutuhan Gereja,” jelas Uskup Baucau itu.
Berita terkait : Pemerintah setujui pengeluaran dana US$15 juta untuk CET
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Urusan Sosial serta Menteri Pembangunan Perumahan Pedesaan, Mariano Assanami Sabino, mengatakan bahwa dukungan ini bertujuan untuk memperkuat berbagai kegiatan Gereja.
“Dukungan ini merupakan komitmen Pemerintah untuk membantu CET. Gereja bukan hanya sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga memiliki peran dalam perjuangan pembebasan nasional,” ujarnya.
Reporter : Osória Marques (Penerjemah: Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz




