DILI, 11 Februari 2026 (TATOLI) — Kelompok Kerja Keamanan Siber Antar Kementerian (GICS) kembali menggelar pertemuan di Kantor Pemerintah, Dili, pada 10 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat koordinasi antar kementerian dan mitra internasional dalam menghadapi tantangan dunia maya.
Dalam siaran pers resmi dari Pemerintah yang diakses Tatoli, dijelaskan bahwa pertemuan ini menekankan pentingnya peta jalan keamanan siber nasional dan perlindungan infrastruktur kritis.
Pertemuan dipimpin oleh Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira, dan dihadiri oleh anggota GICS serta perwakilan dari Kedutaan Besar dan Pemerintah Australia. Hadir pula perusahaan konsultan asal Australia, Scyne Advisory, yang memberikan dukungan strategis terkait manajemen risiko, keamanan siber, dan transformasi digital bagi sektor publik.
Berita terkait : Pemerintah perkuat koordinasi antar kementerian di bidang keamanan siber
“Fokus utama pertemuan adalah merumuskan peran mitra internasional dalam pekerjaan GICS, khususnya dukungan teknis untuk analisis kesenjangan dan pengembangan peta jalan keamanan siber nasional,” tulis siaran pers tersebut.
Hal ini diharapkan dapat memastikan pendekatan yang terstruktur, terkoordinasi, dan selaras dengan prioritas nasional.
Selain itu, sesi ini membuka ruang dialog kelembagaan yang mendalam terkait tantangan perlindungan infrastruktur kritis, termasuk Kabel Bawah Laut Timor-Leste Selatan (TLSSC).
Pertemuan juga menegaskan prinsip-prinsip koordinasi antara entitas nasional dan mitra eksternal, dengan tetap menghormati kompetensi kelembagaan dan kedaulatan negara.
Kelompok Kerja Antar Kementerian Keamanan Siber terdiri dari anggota pemerintah dan pemimpin lembaga negara utama, yang beroperasi di bawah koordinasi politik Kepresidenan Kabinet Dewan Menteri.
Diketahui dari 09 hingga 12 Februari 2026, GICS akan melanjutkan serangkaian pertemuan teknis dan kelembagaan dengan sektor komunikasi, keamanan, peradilan, dan pengawasan keuangan.
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk meningkatkan kesiapan nasional menghadapi risiko digital, memastikan respons terpadu terhadap ancaman dunia maya, dan memperkuat keamanan siber sebagai pilar penting bagi pembangunan nasional.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




