iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Portugal tekankan pentingnya ekonomi biru dalam kerja sama bilateral dengan TL

Portugal tekankan pentingnya ekonomi biru dalam kerja sama bilateral dengan TL

Duta Besar Portugal untuk Timor-Leste, Duarte Bué Alves bertemu Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão di kantor pemerintah, Dili, Kamis (05/02). Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 05 Februari 2026 (TATOLI) — Duta Besar Portugal untuk Timor-Leste, Duarte Bué Alves, menegaskan pentingnya pengembangan Ekonomi Biru sebagai prioritas strategis dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão di Dili.

Pertemuan ini membahas peluang kerja sama konkret antara kedua negara di sektor kelautan, termasuk implementasi Perjanjian Laut Lepas (BBNJ – The Biodiversity Beyond National Jurisdiction) yang baru mulai berlaku pada 17 Januari 2026.

Dubes Duarte Bué Alves menjelaskan bahwa Pemerintah Timor-Leste telah melakukan konsultasi publik terkait strategi nasional Ekonomi Biru sejak September 2025. Dokumen strategi tersebut kini tengah dibahas kembali di Dewan Menteri untuk mendapatkan persetujuan akhir sebelum dibagikan kepada para mitra strategis.

“Ekonomi Biru adalah prioritas nasional bagi Timor-Leste maupun Portugal. Perdana Menteri Xanana Gusmão merupakan penggerak utama dan pendukung kuat pendalaman strategi nasional Ekonomi Biru Timor-Leste, bahkan kantor urusan batas maritim berada langsung di bawah tanggung jawab beliau,” jelas Dubes Portugal, kepada wartawan usai pertemuan yang dilakukan di kantor pemerintah, Dili, Kamis ini.

Dalam pertemuan itu, Dubes Duarte Bué Alves juga menyerahkan beberapa buku terkait Ekonomi Biru sebagai bahan referensi, serta membahas potensi kerja sama antara kedua negara.

Ia menekankan pentingnya Perjanjian BBNJ, yang memberikan kerangka hukum pengelolaan Laut Lepas secara berkelanjutan, dan telah diratifikasi oleh Timor-Leste dan Portugal sebagai salah satu negara pertama.

Dubes Portugal memaparkan potensi ekonomi laut global yang besar, termasuk lapangan kerja bagi sekitar 600 juta orang, peningkatan aktivitas pelabuhan sebesar 23 persen, pariwisata maritim naik 13 persen, serta perdagangan produk pangan laut meningkat 5 persen dalam setahun.

Portugal sendiri telah mengembangkan Neraca Satelit Kelautan sejak 2010 untuk mengukur kontribusi sektor maritim terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah tenaga kerja.

Data 2023 menunjukkan kontribusi sektor maritim Portugal mencapai 3,8 persen PDB, menempatkan Portugal di posisi keenam di Uni Eropa, dengan 182 ribu tenaga kerja dan pendapatan rata-rata 32 persen lebih tinggi dibanding rata-rata nasional. Neraca perdagangan produk maritim Portugal juga positif, meski masih mengimpor ikan kod dari Eropa Utara.

Untuk masa depan, Portugal menargetkan hingga 2030 tercapainya 30 persen kawasan laut terlindungi, peningkatan kontribusi PDB biru hingga 7 persen, dan penciptaan sekitar 30 persen lapangan kerja tambahan di sektor ini. Fokus pengembangan mencakup akuakultur, perusahaan rintisan, dan bioteknologi kelautan.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!