iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Proyek hibah KOICA senilai US$13,2 juta fokus pada empat kotamadya Timor-Leste

Proyek hibah KOICA senilai US$13,2 juta fokus pada empat kotamadya Timor-Leste

Source foto google

DILI, 08 April 2026 (TATOLI) – Timor-Leste akan menerima dua proyek hibah dari Korea International Cooperation Agency (KOICA) dengan total nilai mencapai US$13,2 juta, yang akan dilaksanakan dengan fokus pada empat kotamadya, Baucau, Bobonaro, Manufahi, dan Viqueque.

Keputusan ini diambil Dewan Menteri setelah Wakil Menteri Keuangan, Regina de Jesus mempresentasekannya, yang kemudian memberikan kewenangan kepada Menteri Keuangan untuk menandatangani perjanjian hibah terkait kedua proyek tersebut.

Dua proyek tersebut adalah :

  1. Proyek pertama, “Pengembangan Kapasitas Restorasi Hutan dan Pengelolaan Berkelanjutan di Timor-Leste”, akan berlangsung pada 2026–2033 dengan nilai hibah US$6 juta. Program ini mencakup kotamadya Baucau dan Manatuto, dengan tujuan memperkuat pencegahan degradasi lingkungan dan pemulihan ekosistem hutan. Langkah yang akan dilakukan termasuk modernisasi pusat pembibitan nasional, reboisasi, serta peningkatan kapasitas lembaga publik dan masyarakat, dengan keterlibatan langsung teknisi, pejabat publik, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.
  1. Proyek kedua, “Program Terpadu untuk Gizi dan Ketahanan Pangan, Pemberian Makanan di Sekolah, Penguatan Gizi dan Infrastruktur Sekolah”, akan berlangsung pada 2026–2030 dengan pendanaan US$7,2 juta. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kondisi gizi dan kualitas makanan sekolah dengan target di empat kotamadya, Baucau, Bobonaro, Manufahi, dan Viqueque. Inisiatif ini mencakup penguatan infrastruktur dapur sekolah, penerapan sistem manajemen dan pemantauan, fortifikasi makanan, pengembangan rantai pasokan berbasis produksi pertanian lokal, serta pelatihan guru, staf sekolah, dan masyarakat.

Dengan pelaksanaan kedua proyek ini, pemerintah berharap dapat memperkuat pembangunan berkelanjutan di sektor lingkungan dan gizi, sekaligus meningkatkan kapasitas lokal dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam dan ketahanan pangan di Timor-Leste. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!