DILI, 04 Februari 2026 (TATOLI)—Penasihat Sekretariat Negara Pelatihan Profesional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE), Ilidio Ximenes da Costa, mengatakan Prefektur Iwate, Jepang, membuka peluang kerja bagi tenaga kerja Timor-Leste di sektor konstruksi melalui Program Technical Intern Training (TIT).
Ia menyampaikan hal tersebut usai proses wawancara yang dilakukan oleh Kazuo Suzuki dari Vocational Training Center Kitanihon Jinzaiikuseikyoukai, Prefektur Iwate, Jepang, terhadap lima pencari kerja asal Timor-Leste pada 03 Februari 2026.
Selain itu, Kazuo Suzuki juga bertemu dengan tiga pemuda yang saat ini tengah mengikuti pelatihan bahasa Jepang sebagai persiapan untuk mengikuti Program TIT selama tiga tahun di Jepang, khususnya di bidang konstruksi.
“Kami sangat senang melihat proses wawancara tersebut. Ini menunjukkan adanya ketertarikan dari prefektur baru di Jepang terhadap tenaga kerja Timor-Leste di sektor konstruksi,” kata Ilidio kepada TATOLI.
Berita terkait : Dubes Ilídio : Kochi Agrifarm Jepang hargai kehadiran 19 peserta TIT Timor – Leste
Ia mengapresiasi kerja tim pendukung, di antaranya Asuka, Chikako, Mery, serta rekan-rekan lainnya, yang dinilai telah bekerja dengan baik sehingga proses seleksi berjalan lancar.
Menurut Ilidio, meskipun rekrutmen masih dilakukan dalam jumlah terbatas, namun perkembangan yang dicapai cukup signifikan dan menjadi langkah awal yang positif dalam membuka akses kerja ke Jepang.
Ia menambahkan, tiga calon peserta yang direkrut telah mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Becora sebagai bagian dari persiapan sebelum mengikuti Program TIT.
“Program TIT kini resmi terbuka bagi Prefektur Iwate. Ini menjadi peluang baik bagi Timor-Leste untuk memperluas penempatan tenaga kerja di Jepang,” ujarnya.
SEFOPE berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan berkembang guna meningkatkan keterampilan serta daya saing tenaga kerja nasional, khususnya di bidang konstruksi.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




