DILI, 02 Februari 2026 (TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste terus mendorong penguatan kerja sama pariwisata dan investasi di kawasan ASEAN melalui partisipasi aktif dalam ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 yang berlangsung di Cebu City, Filipina pada 27–30 Januari 2026.
Kehadiran Timor-Leste diwakili lansung oleh Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, mengantikan Wakil Perdana Menteri I, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay.
Di sela-sela pelaksanaan forum, Menteri Filipus Nino Pereira bersama delegasi Timor-Leste menggelar pertemuan bilateral dengan Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN untuk Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC), Satvinder Singh. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan terkait integrasi Timor-Leste dalam kerja sama ekonomi dan pariwisata ASEAN.
“Pembahasan difokuskan pada pengembangan sektor pariwisata, kesiapan investasi, mekanisme pembiayaan, serta pengembangan sumber daya manusia,” ungkap siaran pers resmi yang diakses TATOLI, Senin ini.
Berita terkait : ATF Cebu 2026 : Timor-Leste siapkan langkah promosi pariwisata regional
Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN menyambut baik keterlibatan aktif Timor-Leste dalam kerja sama pariwisata ASEAN dan mengapresiasi kesiapan negara tersebut untuk menjadi tuan rumah pertemuan kelompok kerja pariwisata ASEAN pertama pada Oktober 2026.
Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan prospek positif sektor pariwisata Timor-Leste, yang didukung oleh peningkatan konektivitas penerbangan serta peluang baru di sektor pariwisata kapal pesiar.
Selain itu, dibahas pula kebutuhan investasi prioritas, khususnya di bidang akomodasi, fasilitas Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE), serta infrastruktur pendukung pariwisata.
Selain pertemuan dengan Sekretariat ASEAN, di sela-sela ATF 2026 Menteri Filipus Nino Pereira juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Pariwisata Kerajaan Kamboja, Huot Hak. Kedua pihak menyambut baik penguatan kerja sama pariwisata bilateral dan sepakat untuk mempercepat penyelesaian Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pariwisata antara Timor-Leste dan Kamboja.
Sekretariat ASEAN menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan teknis serta bekerja sama secara erat dengan institusi Timor-Leste dalam mendorong pengembangan pariwisata yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Menteri Perdagangan dan Industri menegaskan bahwa partisipasi Timor-Leste dalam ATF 2026 mencerminkan komitmen Pemerintah untuk memperdalam kerja sama ASEAN serta mempromosikan pembangunan ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan sebagai negara anggota baru ASEAN.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Julia Chatarina




