DILI, 27 Januari 2026 (TATOLI) – Dewan Menteri pada hari Selasa menyetujui rancangan Keputusan Pemerintah yang diajukan oleh Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira, dan Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial, Expedito Dias Ximenes, menetapkan pemberhentian Elizeu Isaac Fernandes dari posisi Ketua Dewan Direksi Radio Televisi Timor-Leste (RTTL, E.P).
Dalam keputusan yang sama, Pemerintah menunjuk Rosario da Graça Maia, mantan Ketua Dewan Direksi TATOLI, sebagai Ketua Dewan Direksi baru RTTL (Radio Televisi Timor-Leste), EP dengan masa jabatan empat tahun. Pengangkatan ini efektif mulai 01 Februari 2026 dan didasarkan pada pertimbangan ketidakberpihakan, integritas, kemampuan teknis dan manajemen, serta pengalaman profesional Rosario yang luas dan diakui.
Sekretaris Negara Bidang Komunikasi Sosial, Expedito Dias Ximenes, mengatakan bahwa rapat Dewan Menteri membahas lima usulan, termasuk pemberhentian Elizeu Isaac Fernandes. “Ketua Dewan Direksi saat ini diangkat hampir setahun lalu dan berdasarkan Undang-Undang Dekrit Nomor 42/2008, anggota dewan direksi tidak dapat menjadi pemimpin partai politik. Yang bersangkutan juga mengambil peran sebagai Wakil Sekretaris Eksekutif I Organisasi Pemuda CNRT, sehingga terjadi ketidaksesuaian dengan ketentuan hukum,” ujar Ximenes kepada wartawan di Kantor Pemerintah.
Ia menambahkan, dengan kewenangan SEKOMS, rancangan resolusi pemerintah disampaikan kepada Dewan Menteri. Ketua Dewan Direksi baru akan mulai menjalankan tugasnya setelah resolusi dipublikasikan di Lembaran Negara (Jornal da República). Sampai saat itu, pejabat lama tetap menjalankan tanggung jawabnya.”
Biografi Ketua Dewan Direksi RTTL, E.P., Rosario da Graça Maia
Rosario da Graça Maia lahir pada 10 Oktober 1977 di Lete-Foho, Ermera. Saat ini berusia 49 tahun dan telah menikah. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Perdamaian (UNPAZ), lulus dengan gelar Sarjana Hubungan Internasional pada 2010, dan sebelumnya belajar Agribisnis di Universitas Udayana, Bali (1996–1999). Ia aktif dalam organisasi mahasiswa RENETIL (Perlawanan Nasional Mahasiswa Timor-Leste) di Bali.
Karier profesional Rosario sangat luas di bidang media dan komunikasi. Ia pernah menjadi jurnalis Buletin Loriku Lian, Asisten Bahasa UNTAET, jurnalis Radio UNTAET dan Radio Timor-Leste, Kepala Seksi Berita Radio Timor-Leste Distrik, Kepala Departemen Program Radio, Direktur Program dan Pendidikan Masyarakat RTTL, Direktur Radio Timor-Leste, serta penasihat proyek media sosial di SEKOMS.
Selain itu, ia pernah menjadi Spesialis Media untuk Kedutaan Besar AS di Dili dan mengikuti berbagai pelatihan profesional, termasuk jurnalistik, manajemen media, kepemimpinan, hukum media, diplomasi visual, dan strategi media dalam manajemen krisis, baik di Timor-Leste maupun di luar negeri.
Sebelumnya, Rosario da Graça Maia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi TATOLI – Agência Noticiosa Timor-Leste I.P. Penunjukan tersebut disetujui oleh Keputusan Pemerintah pada 11 Juli 2017, atas usulan Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial dan disampaikan kepada Dewan Menteri oleh Menteri Negara Kepresidenan Dewan Menteri.
Ia menjalankan fungsinya secara efektif mulai Januari 2018, mendampingi proses penyusunan program, kegiatan, dan struktur anggaran TATOLI bersama anggota kabinet SEKOMS. Penunjukan ini mendapat apresiasi Dewan Menteri karena mengakui kapasitas teknis, manajemen, ketidakberpihakan, senioritas, dan pengalaman profesional Rosario.
Dengan pengalaman luas di media publik dan integritas profesional yang tinggi, Rosario da Graça Maia dinilai mampu memimpin RTTL, E.P. menuju pengelolaan media publik yang modern, transparan, dan profesional, sesuai aspirasi pemerintah dan masyarakat.
TATOLI




