ERMERA, 26 Januari 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, menegaskan bahwa proyek pembangunan Jalan Gleno-Letefoho membawa harapan baru bagi masyarakat yang telah menunggu lama untuk menikmati infrastruktur dasar yang memadai.
Pernyataan ini ddisampaikanPM Xanana saat penandatanganan kontrak proyek Jalan Perkotaan Gleno dan Jalan Gleno-Letefoho di EBC Eraulu, Daerah Administrasi Letefoho, Senin ini.
Dalam pidatonya, PM Xanana menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan kelanjutan dari rencana pemerintah yang disetujui sejak 2010 dan 2011, dengan target realisasi hingga 2030.
“Jalan dan jembatan bukan hanya soal transportasi, tetapi akan berdampak pada pendidikan anak-anak desa, kesehatan, serta integrasi infrastruktur di seluruh daerah,” ujarnya.
PM Xanana juga menekankan pentingnya harapan dalam proses pembangunan dan mengingatkan tanggung jawab pemerintah dan otoritas lokal untuk melayani rakyat dengan baik.
“Kalian telah menunggu lama, uang rakyat dibeli dengan darah dan tulang, sehingga harus digunakan secara berkualitas,” tegasnya.
Selain itu, pembangunan juga harus mencakup pendidikan, olahraga, dan kesadaran lingkungan bagi generasi muda.
Penandatanganan kontrak proyek dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Samuel Marçal, bersama perwakilan perusahaan, dengan saksi-saksi termasuk PM Xanana, perwakilan Bank Dunia, David Freedman, Ketua Pemerintah Kota Ermera, Jose Martinho, dan masyarakat setempat.
Proyek Jalan Gleno-Letefoho, dengan nomor kontrak TENDER/191/MOP – 2024, akan membentang dari Letefoho (km 30+230) hingga Gleno (km 54-370), dikerjakan oleh China Civil Engineering Construction Corporation (China) dengan anggaran US$38.800.054,00. Pembangunan direncanakan berlangsung selama 365 hari.
Selain itu, pembangunan Jalan dan Drainase Perkotaan dibagi menjadi dua paket, yaitu Paket 1 senilai US$2.640.762,21 dan Paket 2 senilai US$3.214.929,67, dikerjakan oleh Shabryca Construction UNIP.LDA.
PM Xanana berharap proyek ini selesai tepat waktu dan membawa manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat, sambil menekankan pentingnya kedisiplinan, cinta lingkungan, dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan negara.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




