DILI, 23 Januari 2026 (TATOLI) – Institut Statistik Nasional Timor‑Leste (INETL, I.P.) melaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) negara ini pada bulan Desember 2025 turun tipis sebesar 0,1% dibanding November 2025. Pergerakan ini mencerminkan perubahan harga barang dan jasa yang dibeli rumah tangga domestik dalam bulan terakhir tahun lalu.
Menurut data INETL yang diakses Tatoli, Semua Kelomok IHK menunjukkan penurunan bulanan -0,1%, namun pada perbandingan tahunan antara Desember 2025 dan Desember 2024, inflasi tetap berada pada level +1,0%. Artinya, keranjang barang dan jasa yang bernilai US$100 pada Desember 2024 diperkirakan bernilai US$101 pada Desember 2025.
Penurunan indeks pada Desember 2025 terutama dipengaruhi oleh kelompok Makanan dan Minuman Non‑Alkoholik (-0,1%), Pakaian dan Alas Kaki (-0,2%), serta Alkohol dan Tembakau (-0,2%). Sebaliknya, beberapa kelompok mengalami lonjakan harga kecil, termasuk Transportasi (+0,2%) dan Perabotan serta Peralatan Rumah Tangga (+0,4%).
Dalam perincian tahunan, kenaikan harga yang paling signifikan terjadi pada kelompok Makanan dan Minuman Non‑Alkoholik (+2,0%). Komoditas pendorong naiknya harga termasuk sayuran (+14,0%), minyak dan lemak (+6,0%), serta ikan dan makanan laut (+2,7%). Sebaliknya, beberapa subkelompok seperti beras (-4,3%) dan gula, selai, madu, cokelat dan permen (-8,3%) mencatat penurunan harga.
INETL menjelaskan bahwa inflasi yang dicatat pada akhir tahun menunjukkan dinamika pasar domestik yang tetap moderat. Kenaikan tahunan 1,0% ini didorong oleh faktor harga internasional dan fluktuasi nilai tukar, sehingga mempengaruhi harga barang yang diperdagangkan secara global maupun yang dihasilkan secara lokal.
Data lengkap dan laporan IHK Desember 2025 tersedia di situs resmi Badan Statistik Nasional melalui portal publikasi statistik.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




