iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Timor-Leste serahkan tanah dan bangunan pada Republik Laos bangun Kedutaan Besarnya

Timor-Leste serahkan tanah dan bangunan pada Republik Laos bangun Kedutaan Besarnya

Serah terima tanah dan bangunan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Menteri Urusan ASEAN Timor-Leste, Milena Rangel dengan didampingi Menteri Kehakiman, Sérgio da Costa Hornai kepada Wakil Menteri Luar Negeri Republik Demokratik Rakyat Laos, Phongsamouth Anlavan. Foto Media MNEC

DILI, 20 Januari 2026 (TATOLI) –  Timor-Leste melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC), Selasa (20/01) secara resmi menyerahkan tanah dan bangunan kepada Republik Demokratik Rakyat Laos untuk membangun  Kedutaan Besarnya di Farol, Dili, Timor-Leste.

Serah terima tanah dan bangunan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Menteri Urusan ASEAN Timor-Leste, Milena Rangel dengan didampingi Menteri Kehakiman, Sérgio da Costa Hornai kepada Wakil Menteri Luar Negeri Republik Demokratik Rakyat Laos, Phongsamouth Anlavan.

Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel mengatakan, ini merupakan acara penyerahaan tanah dan bangunan kepada Pemerintah Laos untuk mendirikan Kedutaan Besar mereka di Dili, Timor-Leste.

“Kami mengadakan acara ini untuk menyerahkan tanah dan bangunan kepada Pemerintah Laos agar mereka dapat mendirikan Kedutaan Besar mereka di sini,” kata Wakil Menteri Milena Rangel, kepada wartawan disela-sela acara tersebut.

Ia mengatakan, hal ini berarti adanya pertukaran antara Pemerintah kedua negara. Karena, pada tahun 2012 Pemerintah Laos telah menyerahkan tanah dan bangunan kepada Pemerintah Timor-Leste mendirikan Kedutaan Besarnya di Laos,  dan sekarang Timor-Leste menyerahkan tanah dan bangunan kepada Laos.

“Penyerahan bangunan dan tanah ini disertai dengan kerjasama timbal balik. Dimana, mereka juga memberikan tempat  kepada kita, dan di sini kita juga memberikan tempat kepada mereka. Jadi, kita ingin memastikan lebih banyak hubungan diplomatik dengan Laos, hubungan antar masyarakat tidak hanya sebagai negara anggota ASEAN tetapi juga kerja sama bilateral antar dua negara ini,” kata Milena.

Di sisi lain, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Demokratik Rakyat Laos, Phongsamouth Anlavan, menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Timor-Leste atas penyerahan lahan dan bangunan kepada Pemerintah Laos untuk mendirikan Kedutaan Besar di negara ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Timor-Leste atas pemberian lahan dan bangunan kepada kami. Da, kami akan terus bekerja sama untuk memperkuat hubungan bilateral dan sebagai anggota ASEAN, kita akan terus saling membantu,” kata Phongsamouth Anlavan.

Ia menegaskan, kerja sama bilateral yang kuat antara kedua negara sejak Timor-Leste merestorasikan kemerdekaannya pada tahun 2002, dan sekarang Timor-Leste telah bergabung sebagai negara anggota ASEAN, hubungan akan semakin kuat untuk saling membantu di berbagai bidang.

Di tempat yang sama, Menteri Kehakiman, Sérgio da Costa Hornai, mengatakan sebagai Kementerian yang bertanggung jawab atas seluruh tanah dan properti di negara ini, dan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk menyerahkan bangunan dan tanah kepada Republik Laos sebagai bentuk penghormatan yang diberikan Timor-Leste kepada Laos dengan melakukan misi diplomatik di Timor-Leste.

“Tanah dan bangunan yang ditawarkan kepada Pemerintah Republik Laos untuk mendirikan Kedutaan Besar di sini, sebagai bentuk penghormatan atas kerja sama timbal balik dengan negara-negara bersaudara Laos dan Timor-Leste, atas nama Pemerintah, khususnya Kementerian Kehakiman, ingin mengucapkan terima kasih atas semua kerja sama yang telah kami lakukan,” kata Menteri Sergio.

Pada kesempatan ini, Menteri Sergio juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Republik Laos dan semua negara anggota yang telah memberikan dukungan maksimal kepada Timor-Leste untuk bergabung dan akhirnya Timor-Leste menjadi anggota penuh ASEAN.

Timor-Leste dan Republik Demokratik Rakyat Laos telah menjalin hubungan diplomatik formal sejak Juli 2002. Sebagai bagian dari penguatan kemitraan regional, Timor-Leste meresmikan Kedutaan Besar tetapnya di Vientiane pada Juli 2014, yang mencerminkan komitmen untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama dalam konteks ASEAN.

Negara anggota ASEAN harus miliki Kedutaan Besar

Dilain pihak, Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel, mengatakan pendirian kedutaan besar di antara semua negara anggota ASEAN merupakan suatu keharusan karena setiap negara anggota harus memiliki kedutaan besar.

“Mendirikan kedutaan di setiap negara anggota ASEAN juga merupakan bagian dari praktik normal, semua anggota ASEAN harus memiliki kedutaan di negara anggota lainnya,” katanya.

Oleh karena itu, Timor-Leste telah berhasil mendirikan kedutaannya di 10 negara anggota lainnya seperti Indonesia, Laos, Vietnam, Thailand, Singapura, Filipina, Myanmar, Kamboja, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

“Dari semua negara anggota, hanya ada dua negara yang belum mendirikan kedutaan besarnya di negara kita Timor-Leste, yaitu Vietnam dan Myanmar. Tetapi, mereka juga akan segera membuka kedutaan mereka di sini, komunikasi sedang berlangsung,” katanya. 

Reporter : Hortencio Sanchez

Editor      : Cancio Ximenes (Penerjemah : Armandina Moniz)

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!