iklan

POLITIK, HEADLINE

Rayakan 80 tahun Partai Liberal Filipina, Presiden Ramos-Horta kenang Ninoy Aquino

Rayakan 80 tahun Partai Liberal Filipina, Presiden Ramos-Horta kenang Ninoy Aquino

Foto Media Partai Liberal Filipina

DILI, 20 Januari 2026 (TATOLI) – Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos-Horta, menyatakan kebahagiaan dan kehormatan atas undangan untuk bergabung secara virtual dalam perayaan ulang tahun ke-80 Partai Liberal Filipina (LP), yang berlangsung pada 19 Januari 2026.

Dalam sambutannya melalui video konferensi, Presiden Ramos-Horta mengenang pertemuannya dengan Ninoy Aquino, tokoh besar Filipina dan ikon Partai Liberal, saat masa pengasingannya di Boston, Amerika Serikat. Ia juga mengisahkan pertemuannya dengan Aquino di Universitas Columbia, New York.

“Saya mendengar tentang acara Ninoy Aquino tersebut, jadi saya pergi ke sana. Saya adalah orang yang tidak dikenal. Saya duduk tepat di barisan depan. Saya mendengar Ninoy berbicara, dan beliau menyebutkan Timor-Leste dalam pidatonya. Segera setelah pidatonya, saya menyapa beliau, dan beliau membalas sapaan saya dengan ramah. Beliau sangat senang bisa bertemu. Itulah ingatan saya tentang Ninoy Aquino, pemimpin besar Filipina, pemimpin besar Partai Liberal, yang hari ini Anda hormati dan rayakan. Terima kasih. Tuhan memberkati Anda semua,” kata Ramos-Horta dalam Video yang diakses TATOLI dalam laman resminya.

Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos-Horta. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

Perayaan 80 tahun LP menandai sejarah panjang partai yang didirikan pada 19 Januari 1946, sebagai sayap liberal yang memisahkan diri dari Nacionalista Party. LP merupakan salah satu partai tertua di Filipina dan terus aktif sejak era pascaperang.

Sepanjang sejarahnya, LP pernah menjadi partai penguasa di bawah beberapa presiden Filipina, termasuk Manuel Roxas, Elpidio Quirino, Diosdado Macapagal, hingga Benigno “Ninoy” Aquino III.

Dalam perayaan ini, tokoh LP menekankan bahwa demokrasi tidak datang begitu saja dan tidak bisa dianggap stabil. Mereka menyatakan keprihatinan terhadap rapuhnya kepercayaan publik terhadap lembaga negara, isu kemiskinan, dan keamanan. Partai ini menegaskan perlunya ketekunan, partisipasi masyarakat, dan keberanian dalam memperjuangkan demokrasi.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!