DILI, 06 Januari 2026 (TATOLI)—Menteri Pekerjaan Umum (MOP), Samuel Marçal, mengungkapkan bahwa pada bulan Februari mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum akan melanjutkan proyek peningkatan infrastruktur di setiap kotamadya.
“Pada bulan Januari, saya tidak dapat memulai peluncuran di beberapa tempat. Tetapi, pada bulan Februari, kami akan melanjutkan proyek peningkatan infrastruktur di kotamadya yang telah menjadi target dari kementerian,” kata Menteri Pekerjaan Umum, Samuel Marçal, kepada Tatoli di kantornya, Caicoli, Selasa ini.
Dikatakan, pada bulan Januari ini Kementerian Pekerjaan Umum akan memprioritaskan penataan ulang fungsi mesin manajemen administrasi kelembagaan untuk memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 agar berjalan dengan baik.
“Bulan Januari ini saya menghentikan peningkatan infrastruktur karena tahun baru, jadi saya perlu melihat dan menata ulang anggaran untuk lembaga pembimbing termasuk bagian direktorat,” katanya.
Anggota Pemerintah itu mengatakan, perlu diadakan pertemuan internal dengan para pemimpin untuk memberikan instruksi terkait pekerjaan dan akan meningkatkan manajemen administrasi termasuk pengarsipan dokumen yang perlu dilakukan dengan benar pada tahun 2025.
Selain itu, ia menambahkan, di Kementerian Pekerjaan Umum sendiri akan memberhentikan beberapa pegawai yang pensiun wajib termasuk pegawai yang tidak termasuk kategori pensiun tetapi tidak aktif dan tidak disiplin dalam bekerja.
“Karena ini adalah rekomendasi dan arahan dari Perdana Menteri termasuk dari KFP (Komisi Aparatur Publik), data ini telah saya serahkan kepada bagian Human Resources untuk dilakukan penilaian karena Negara memberikan uang tetapi mereka tidak mematuhi kontribusi tersebut. Mengenai jumlah total orang, saya belum menerima laporan akhir dari pihak Human Resources,” katanya.
Sementara itu, ketika memberhentikan beberapa karyawan dari direktorat biasanya juga akan melakukan perekrutan karyawan baru ketika direktorat perlu memperkuat fungsi layanan, tetapi semua hal ini akan dipangkas karena ketika terlalu banyak orang, beberapa layanan menjadi tidak efisien dan tidak ada pengawasan satu sama lain.
TATOLI




