DILI, 05 Januari 2026 (TATOLI)— INCANTO Group menggelar acara pelepasan untuk dua pekerja Timor-Leste yaitu, Kezia Fatima Fernandes dan Rosandro Fernandes yang akan bekerja di Singapura. Kedua pekerja terpilih setelah memenuhi persyaratan yang ada.
Dua pekerja berdasarkan jadwal akan bertolak ke Singapura pada tanggal 08 Januari ini. Kedua pekerja akan bekerja di bidang perhotelan selama tiga bulan di Singapura.
Direktur Eksekutif INCANTO Group, Joanico Jerónimo, mengatakan pada 08 Januari ini dua pekerja akan berangkat bekerja di Singapura di bidang perhotelan selama tiga bulan, dokumen mereka sudah lengkap dan mereka sedang menunggu untuk mempersiapkan keberangkatan.
“Meskipun sebelumnya kami telah mengidentifikasi empat kandidat Timor-Leste, tetapi karena dua lainnya tidak memenuhi persyaratan hukum ketenagakerjaan Singapura karena mereka hanya memiliki ijazah sekolah menengah, maka dua kandidat yang lolos. Dan ini merupakan proyek percontohan pertama,” kata Direktur Eksekutif INCANTO, Joanico Jerónimo, kepada wartawan di Bidau Licedere, Senin ini.
Oleh karena itu, ia meminta kedua pekerja tersebut untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk melatih diri di bidang pariwisata dan perhotelan, berupaya menunjukkan kinerja yang baik sehingga perusahaan dapat memperpanjang layanan mereka selama bertahun-tahun dan membuka ruang bagi kaum muda lainnya.
Sementara itu, perjanjian tersebut ditandatangani pada tahun 2023 sebelum Timor-Leste menjadi anggota ASEAN, tetapi setelah resmi menjadi anggota ASEAN, mereka terus mengirim pekerja untuk bekerja di Singapura.
Dilain pihak, menurut pekerja, Kezia Fatima Fernandes, merasa sangat senang mendapatkan kesempatan ini, sehingga ia akan berusaha untuk mengabdikan diri dengan baik dalam bekerja untuk menjaga citra Timor- Leste.
“Kesempatan ini adalah kompetisi pertama bagi saya yang dapat menjadi panduan bagi kaum muda lainnya untuk terus memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka dan bekerja sama dengan warga asing di Singapura,” katanya.
TATOLI




