iklan

EKONOMI

ANATL catat pendapatan lebih dari US$3 juta pada 2025  

ANATL catat pendapatan lebih dari US$3 juta pada 2025   

Ketua Dewan ANATL, Romualdo António Soares da Silva. Foto Tatoli/Cidalia Fatima

DILI, 30 Desember 2025 (TATOLI)—Administrasi Navigasi Penerbangan Timor-Leste (ANATL) mencatat pendapatan lebih dari US$3 juta sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini diharapkan dapat terus meningkat seiring dengan pengembangan dan penyediaan fasilitas baru di Bandara Udara Internasional Presiden Nicolau Lobato (AIPNL).

Ketua Dewan ANATL, Romualdo António Soares da Silva, mengatakan peningkatan fasilitas bandara menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan pendapatan ANATL pada tahun-tahun mendatang.

“Pendapatan kita pada tahun ini (2025) ada lebih dari US$3 juta dan diharapkan dengan fasilitas baru (system parker otomatis dan departure Area) yang ada di AIPNL dan kita bisa meningkatkan pendapatan ANATL di tahun depan,” ujar Romualdo kepada TATOLI secara eksklusif di kantor ANATL, Kamis ini.

Selain pendapatan operasional, ANATL juga memperoleh alokasi anggaran sebesar US$1,8 juta dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 melalui Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MTK). Hingga saat ini, sekitar 90 persen dari anggaran tersebut telah digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan dan kebutuhan operasional lembaga.

Romualdo menambahkan, sebelumnya pada 09 Januari 2025, ANATL melaporkan pendapatan sebesar US$2,869,545.26 atau sekitar US$2,8 juta yang dikumpulkan sepanjang tahun 2024. Pendapatan tersebut berasal dari 12 bagian pendapatan yang saat ini telah diimplementasikan di bandar udara.

Ia menjelaskan bahwa sesuai ketentuan, ANATL memiliki potensi 22 bagian pendapatan. Namun, keterbatasan kondisi dan fasilitas bandara membuat ANATL baru mampu menerapkan 12 kategori pendapatan.

Pendapatan bandara dibagi ke dalam dua kategori utama, yakni pendapatan aeronautika dan pendapatan non-aeronautika. Kedua kategori ini memiliki sumber pendapatan yang berbeda dan secara keseluruhan membentuk 22 bagian pendapatan bandara.

Adapun 12 bagian pendapatan yang saat ini berjalan meliputi biaya pendaratan, biaya keamanan penumpang, pajak bandara, loket check-in, belanja ritel, layanan makanan dan minuman, periklanan, layanan parkir, kartu akses, sewa properti, sewa, serta fasilitas lainnya.

Dengan peningkatan fasilitas dan optimalisasi sumber pendapatan, ANATL berharap dapat memperluas implementasi kategori pendapatan lainnya guna memperkuat kemandirian keuangan sektor penerbangan nasional.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!