DILI, 15 Desember 2025 (TATOLI) – Ketua Parlemen Nasional (PN), Maria Fernanda Lay, hari ini melakukan pertemuan dengan Presiden Republik, José Ramos-Horta, untuk memperbarui proses soal pembentukan komisi perekrutan dan pelantikan Hakim Mahkamah Agung (MA) atau Supremo Tribunál Justisa – STJ.
Ia mengatakan panitia rekrutmen Hakim Mahkamah Agung sesuai prosedur sidang paripurna Parlemen yang akan mengadakan pemilihan pada 16 Desember mendatang untuk memilih karena Parlemen memiliki dua calon.
“Kami menginformasikan kepada Presiden Republik, termasuk mendirikan kantor mereka untuk melaksanakan pekerjaan, dan proses pemilihan juga akan dilakukan pada hakim Pengadilan Banding serta menunggu Pemerintah untuk mengajukan amandemen Anggaran Dasar,” ujar Ketua PN kepada wartawan usai bertemu Presiden Republik di Istana Kepresidenan, Senin ini.
Menurutnya, pada Januari 2026 mulai dilakukan prosedur kerja karena anggaran sudah dialokasikan, meskipun kedua kandidat belum diumumkan karena menunggu pemilihan untuk mengetahuinya.
Sementara itu, pada kesempatan rapat menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, Ketua PN dan Kepala Negara juga membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang telah disahkan dan Laporan Rekening Kas Umum Negara 2024 sudah sampai di PN, dan tahun depan akan melakukan audiensi.
Ketua Parlemen Nasional, Maria Fernanda Lay, saat bertemu Presiden Ramos-Horta didampingi Ketua Pengadilan Banding, Afonso Carmona dan Menteri Kehakiman, Sergio Hornai.
Reorter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




