DILI, 10 Desember 2025 (TATOLI) – Dewan Menteri Timor-Leste telah memberikan wewenang kepada Menteri Keuangan, Santina Viegas Cardoso untuk menandatangani perjanjian pinjaman, yang mencakup komponen hibah, dengan Bank Pembangunan Asia (ADB). Pinjaman ini akan digunakan untuk membiayai “Proyek Perbaikan Jalan Nasional (Tahap I)”, yang bertujuan meningkatkan infrastruktur transportasi dan ketahanan iklim di wilayah terdampak.
“Proyek ini bertujuan untuk memodernisasi sekitar 42 kilometer jalan penting dalam jaringan jalan nasional, memperkenalkan infrastruktur adaptasi iklim skala kecil di enam desa rawan banjir dan kekeringan di sepanjang rute, untuk memperkuat konektivitas dengan kotamadya di selatan dan timur. Proyek ini juga mencakup rehabilitasi tiga jembatan di Seical, Borouai, dan Malailada yang terletak antara Baucau dan Lautém,” ungkap hasil laporan Dewan Menteri yang diakses TATOLI, Rabu ini.
Pemerintah menekankan bahwa proyek ini akan memperkuat konektivitas antar-kotamadya di selatan dan timur serta menerapkan langkah-langkah ketahanan iklim yang dipimpin oleh masyarakat setempat untuk mengurangi risiko bencana dan dampak perubahan iklim di wilayah rentan.
Pinjaman yang diajukan memiliki syarat sangat menguntungkan bagi Timor-Leste: suku bunga 1% per tahun, jangka waktu 40 tahun, dan masa tenggang 10 tahun.
Pembayaran pokok pinjaman akan dilakukan dengan bunga 2% per tahun selama dekade pertama setelah masa tenggang, dan 4% pada tahun-tahun berikutnya, sehingga menjamin beban keuangan yang berkelanjutan bagi negara.
Selain persetujuan pinjaman baru ini, Dewan Menteri juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek yang sebelumnya dibiayai pinjaman. Pemerintah menyoroti adanya beberapa proyek yang belum dimulai atau tingkat pelaksanaannya sangat rendah, sehingga diputuskan untuk membatalkan proyek tersebut dan menilai kembali sumber pendanaannya.
Dalam konteks ini, Dewan Menteri mengesahkan pembatalan beberapa perjanjian pembiayaan dari ADB, yaitu :
- Proyek “Modernisasi Distribusi Listrik”, sebesar US$35 juta, ditandatangani 20 Desember 2021
- Proyek “Penyediaan Air Dili Barat”, sebesar US$50 juta, ditandatangani 25 Oktober 2022
- Proyek “Perluasan Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato”, sebesar US$85 juta, ditandatangani 01 Januari 2021.
Keputusan ini diambil untuk memastikan alokasi sumber daya publik yang lebih efektif serta menyesuaikan prioritas pembangunan dengan kebutuhan nasional yang mendesak.
Dewan Menteri menekankan bahwa langkah-langkah tersebut akan meningkatkan efisiensi penggunaan pembiayaan luar negeri, memperkuat konektivitas nasional, dan mendukung pembangunan infrastruktur yang tahan iklim dan berkelanjutan di seluruh Timor-Leste.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




