iklan

EKONOMI, HEADLINE

SEFOPE – Reimei Business Cooperative Jepang sepakati kerjasama perluas program TIT

SEFOPE – Reimei Business Cooperative Jepang sepakati kerjasama perluas program TIT

SEFOPE resmi menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) dengan Reimei Business Cooperative di Prefektur Kagoshima, Jepang pada 08 Desember 2025. Foto SEFOPE

DILI, 09 Desember 2025 (TATOLI) – Sekretariat Negara untuk Pelatihan Profisional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) resmi menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) dengan Reimei Business Cooperative di Prefektur Kagoshima, Jepang pada 08 Desember 2025.

Penandatanganan ini dipimpin oleh Sekretaris Negara SEFOPE, Rogério Araújo Mendonça, didampingi tim SEFOPE, termasuk Direktur Nasional Tenaga Kerja Asing, João Correia Pereira,  Atase Tenaga Kerja Jepang, João Mendonça, Penasehat Afonso Soares Paiva dan Teknis Operasional TIT, Alexandrinho Lopes Barreto, serta didukung oleh Perwakilan Kedutaan Besar Timor-Leste di Tokyo, Celio Moniz da Silva.

“Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat dasar hukum kerja sama antara SEFOPE dan Reimei Business Cooperative dalam implementasi Program Magang Teknis (TIT) bagi pemuda Timor-Leste di Jepang,” ungkap siaran pers resmi yang diakses TATOLI, Selasa ini.

Berita terkait : Tiga peserta TIT Timor-Leste lolos seleksi perusahaan Jepang bidang perikanan

Program ini akan memfokuskan pada sektor prioritas, antara lain seperti pertanian, perhotelan, perawatan lansia, restoran dan konstruksi.

Melalui kerja sama ini, pemuda Timor-Leste akan memiliki kesempatan meningkatkan partisipasi dan keterampilan profesional, memperoleh pengalaman, pengetahuan teknis, dan pelatihan dalam lingkungan internasional.

Sekretaris Negara SEFOPE menyampaikan apresiasi tinggi kepada Reimei Business Cooperative atas kesediaannya menerima kerja sama ini, sekaligus membuka peluang bagi pemuda Timor-Leste untuk memperoleh pengalaman profesional di Jepang.

Sementara itu, Direktur Reimei Business Cooperative, Fukusaki Yasushi, menekankan bahwa program ini tidak hanya sebagai magang, tetapi juga bagian dari strategi pengembangan kapasitas dan pembelajaran bahasa Jepang bagi peserta.

Ia meminta SEFOPE menekankan pelatihan bahasa Jepang agar para peserta lebih siap menghadapi magang dan lebih kompetitif di pasar tenaga kerja Jepang.

Selain itu, pihak pemberi kerja berkomitmen untuk datang ke Timor-Leste pada Februari 2026 untuk memulai rekrutmen calon peserta magang, terutama di sektor konstruksi dan layanan pelabuhan.

Berita terkait : Lembaga SAN – AI Jepang unjuk ketertarikan rekrut peserta TIT dari Timor-Leste

Setelah penandatanganan MoC, Sekretaris Negara dan tim melakukan kunjungan lapangan ke lokasi magang di Pelabuhan Ibusuki, Prefektur Kagoshima.

Reporter :  Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!