DILI, 05 Desember 2025 (TATOLI)— Gubernur Bank Sentral Timor-Leste (BCTL), Helder Lopes, memastikan bahwa sistem pembayaran menggunakan QR Code akan menjadi standar nasional mulai tahun 2026, sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi layanan keuangan di Timor-Leste.
Dalam wawancara bersama TATOLI, Gubernur Helder menjelaskan bahwa BCTL telah menetapkan sejumlah persyaratan bagi perbankan untuk mendukung transformasi digital, termasuk kewajiban memiliki minimal dua platform layanan digital, yakni internet banking dan mobile banking.
“Persyaratan ini kami terapkan agar bank dapat mendorong digitalisasi layanan keuangan. Dengan demikian, nasabah dapat mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke bank,” ujar Gubernur Helder usai menghadiri CEO Forum BCTL 2025 di Palm Spring Hotel, Jumat ini.
Ia mengatakan seluruh bank di Timor-Leste pada saat ini telah memiliki layanan internet banking dan mobile banking, kecuali ANZ yang hanya melayani nasabah perusahaan dan tidak menyediakan mobile banking untuk nasabah perorangan. Sementara BNF (Banco do Nosso Futuro) sedang dalam proses pengembangan dan diwajibkan untuk meluncurkan layanan tersebut ke depan.
Selain bank, perusahaan dompet elektronik seperti Mosan dan TPay juga diminta memperluas jangkauan layanan digital mereka, sejalan dengan program BCTL “Bank in my pocket” yang bertujuan menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Gubernur Helder menambahkan bahwa BCTL menargetkan peluncuran sistem pembayaran QR secara nasional pada Agustus 2026. Meski beberapa operator seperti Mosan dan Bank Mandiri telah menerapkannya secara terbatas, tahun depan seluruh bank akan diwajibkan mengadopsi standar pembayaran QR yang sama.
“Tahun depan sudah distandarisasi bahwa semua bank harus menggunakannya, dan lebih banyak toko akan diwajibkan menerima pembayaran dengan QR,” tegasnya.
Dengan standar nasional ini, BCTL berharap sistem pembayaran digital menjadi lebih mudah, aman, dan terintegrasi di seluruh Timor-Leste.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




