DILI, 04 Desember 2025 (TATOLI)—Sekretariat Negara untuk Pelatihan Profisional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) menegaskan bahwa operasi pencarian terhadap pekerja asal Timor-Leste, Manuel Sequeira, yang hilang di Laut Geoje, Korea Selatan, terus diperkuat melalui koordinasi intensif dengan otoritas setempat.
Sekretaris Negara SEFOPE, Rogério de Araújo Mendonça, menjelaskan bahwa pemerintah melalui Atase Tenaga Kerja, Asisten Atase, dan Kedutaan Besar Timor-Leste di Korea Selatan telah bekerja sama dengan kepolisian maritim, perusahaan tempat mendiang bekerja, serta tim pencarian dan penyelamatan Korea Selatan.
“Banyak pihak menyampaikan kritik kepada SEFOPE, tetapi perlu ditegaskan bahwa ini adalah bencana yang tidak kita harapkan. Upaya kita terus dilakukan bersama otoritas Korea, baik melalui patroli laut maupun penggunaan pesawat dalam proses pencarian,” jelas Rogério di kantor kepada wartawan disela-sela Pertemuan Koordinasi Antar Kementerian ke-III dalam rangka memastikan pemenuhan komitmen negara sebagai anggota penuh ke-11 ASEAN yang digelar di Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEC), Kamis ini.
Ia menambahkan bahwa operasi pencarian yang telah berlangsung lebih dari sepekan kini diperpanjang usai dikordinasikan oleh Pemerintah. Menurutnya, komentar negatif yang menyebut SEFOPE tidak bertanggung jawab tidak mencerminkan kerja lapangan yang sedang berjalan.
“Atase, Asisten Atase, dan Duta Besar telah berusaha sangat keras. Kita semua bekerja untuk memastikan pencarian tetap dilakukan sesuai prosedur dan dukungan penuh diberikan kepada keluarga,” tegasnya.
Pekerja asal Timor-Leste, Manuel Sequeira, dilaporkan tenggelam pada 25 November 2025 saat bekerja di area penangkapan ikan di perairan Geoje. Meskipun tim gabungan, menggunakan helikopter dan kapal telah memulai operasi pencarian sejak hari pertama, jasad pekerja tersebut hingga kini belum ditemukan.
Manuel, putra pertama dari keluarga asal Desa Haupo, Daerah Administrasi Letefoho, Kotamadya Ermera, diketahui bekerja di Korea Selatan untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarganya.
Sebagai catatan, peristiwa ini menambah daftar insiden tragis yang menimpa pekerja asal Timor-Leste di sektor perikanan Korea Selatan. Pada 10 Oktober 2025, pekerja bernama Domingos Nunes “Acoli” juga tenggelam di laut dan jasadnya ditemukan tiga hari kemudian sebelum dipulangkan ke Timor-Leste pada 2 November 2025.
SEFOPE menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi keluarga korban serta memastikan koordinasi dengan otoritas Korea Selatan tetap berjalan hingga proses pencarian berakhir.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




