DILI, 19 November 2025 (TATOLI) — Timor-Leste menandai partisipasi perdananya sebagai anggota penuh ASEAN dalam Pertemuan Menteri Kehakiman ASEAN (ALAWMM) ke-13 yang berlangsung di Manila, Filipina, pada 14–15 November 2025. Delegasi Timor-Leste dipimpin oleh Menteri Kehakiman (MJ), Sérgio de Jesus Fernandes da Costa Hornai.
Acara pembukaan dipimpin oleh Presiden Filipina, Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr., dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, serta para Menteri Kehakiman dari 11 negara anggota.
Dalam siaran pers yang diakses Tatoli, dijelaskan bahwa kehadiran Timor-Leste menjadi momen penting setelah negara tersebut secara resmi diterima sebagai anggota penuh ASEAN pada KTT ke-47 di Kuala Lumpur, pada 26 Oktober 2025.
Dalam forum tersebut, para Menteri Kehakiman menandatangani Perjanjian Ekstradisi ASEAN (ATE), yang memperkenalkan kerangka hukum regional untuk memperkuat kerja sama dalam pencegahan dan penindakan kejahatan lintas batas.
Selain agenda utama, Menteri Sérgio Hornai turut berpartisipasi dalam pertemuan pertama ASEAN + Jepang untuk sektor peradilan pada 15 November 2025.
Pertemuan ini membahas pemantauan implementasi Rencana Kerja Hukum dan Keadilan ASEAN–Jepang serta peluang peningkatan kerja sama teknis dan kelembagaan.
Di sela-sela kegiatan, Menteri Hornai juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Kehakiman dan Menteri Dalam Negeri Kedua Singapura, Edwin Tong, untuk memperdalam kolaborasi hukum, meningkatkan pertukaran pengalaman, serta memperkuat hubungan kelembagaan antara kedua negara.
ALAWMM sendiri, yang telah berdiri sejak 1986, menjadi forum utama yang mempertemukan para Menteri Kehakiman setiap dua tahun untuk meninjau kemajuan, menyelaraskan inisiatif bersama, dan memperkuat peran institusi hukum di kawasan ASEAN.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




