iklan

EKONOMI

Asosiasi Kelas Sosial Yangjiang siap investasi di sektor pertanian Timor-Leste

Asosiasi Kelas Sosial Yangjiang siap investasi di sektor pertanian Timor-Leste

Tim Delegasi Grup Asosiasi Kelas Sosial Yangjiang dari China bertemu Menteri Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan, Marcos da Cruz, untuk membahas investasi di sektor pertanian di Timor-Leste, di Aula MAPPF Comoro, Senin (17/11). Foto Tatoli/ Ivonia da Silva

DILI, 17 November 2025 (TATOLI) – Delegasi Grup Asosiasi Kelas Sosial Yangjiang (ACSY) dari China bertemu Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan (MAPPF), Marcos da Cruz, untuk membahas investasi di sektor pertanian di Timor-Leste.

Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan, Marcos da Cruz, mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas empat sektor yang menjadi pilar penting dalam pengembangan sektor pertanian.

“Hari ini kami bertemu dengan delegasi dari China untuk membahas investasi di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan, di mana mereka tertarik untuk menganalisis kemungkinan peningkatan produksi,” ujar Menteri Marcos kepada wartawan di Comoro, Dili, Senin ini.

Menteri Marcos menjelaskan bahwa Asosiasi Kelas Sosial Yangjiang berencana berinvestasi di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan.

“Saya menjelaskan kepada mereka bahwa negara kami masih kecil dan karena itu belum berkembang secara optimal di area yang memiliki potensi untuk investasi pada empat sektor tersebut,” katanya.

Ia menambahkan bahwa China akan membantu dalam beberapa aspek teknis untuk meningkatkan produksi dan mencapai ketahanan pangan, karena sektor pertanian di China telah berkembang lebih maju sehingga Timor-Leste perlu belajar dari pengalaman mereka.

Di sisi lain, Ketua Delegasi Kelompok China dari Asosiasi Kelas Sosial Yangjiang, Lun Welomg, menegaskan bahwa mereka memiliki pengalaman di sektor pertanian, termasuk peternakan, perikanan, kehutanan, budidaya sayuran, budidaya ikan laut, serta penanaman pohon di daerah pegunungan.

“Kehadiran kami di Timor-Leste adalah untuk bertemu dengan MAPPF dan seluruh timnya guna membahas sektor pertanian serta bagaimana bekerja sama untuk pengembangan sektor tersebut di masa mendatang,” tegasnya.

Reporter : Osória Marques (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor    :  Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!