DILI, 23 Oktober 2025 (TATOLI) — Kementerian Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan (MAPPF) bersama perusahaan asal Indonesia, PT Minarta Dutahutama, resmi menandatangani kontrak pembangunan sistem irigasi Maukola yang terletak di Sungai Lomea, terpatnya antara desa Beko di Suai Vila dan desa Tahasilin di Zumalai, kotamadya Covalima.
Menteri MAPPF, Marcos da Cruz, mengatakan proyek pembangunan irigasi tersebut memiliki nilai kontrak sebesar $15.158.750,94 dengan jangka waktu pelaksanaan selama 30 bulan (dua setengah tahun).
“Proyek yang kami tandatangani hari ini akan mencakup pembangunan bendungan kanal, dinding pelindung, serta perangkap sedimen. Irigasi ini nantinya akan mengairi sekitar 3.597 hektar sawah di dua lokasi, yakni Maukola dan Kuluoan, yang memberikan manfaat bagi 1.035 penerima manfaat,” jelas Menteri Marcos da Cruz dalam acara penandatanganan di aula MAPPF.
Lebih lanjut, Menteri Marcos menjelaskan bahwa sistem irigasi Maukola telah dibangun sejak masa pemerintahan Indonesia dengan rancangan teknis yang baik.
Namun, menjelang kemerdekaan Timor-Leste, bendungan tersebut mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat mengairi seluruh wilayah pertanian.
“Pada tahun 2015 pemerintah sudah berupaya melakukan studi perbaikan irigasi, tetapi karena keterbatasan anggaran, pelaksanaannya baru bisa dilakukan tahun ini. Kami telah mengoperasikan sekitar 800 hektar tahun ini dengan pengerahan alat berat untuk normalisasi kanal. Dengan proyek baru ini, kami berharap seluruh area dapat kembali berfungsi optimal,” tambahnya.
Selain kontrak utama dengan PT Minarta Dutahutama, MAPPF juga akan menandatangani kontrak tambahan dengan Dongsung Energy Co. Ltd dari Korea Selatan sebagai konsultan pengawasan konstruksi, dengan nilai $888.610. Dengan demikian, total anggaran untuk proyek dan pengawasan mencapai $16.047.180,94.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Minarta Dutahutama, Usman Lameko, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Timor-Leste atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan asal Indonesia tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Setelah penandatanganan ini, kami akan segera memobilisasi peralatan dan material untuk memulai konstruksi. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai kualitas dan waktu yang telah disepakati,” ujar Usman.
Ia menegaskan bahwa PT Minarta Dutahutama akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Timor-Leste selama proses pelaksanaan proyek guna memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar sesuai kontrak.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




